ANCHOR THAT LEFT

ANCHOR THAT LEFT

  • WpView
    LECTURES 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 29, 2025
Dulu, ada seseorang yang jadi jangkarnya-tempat ia kembali setiap kali hidup mulai goyah. Seseorang yang tak pernah ia sangka akan pergi begitu saja, tanpa tanda, tanpa pamit. Kini, ia berdiri sendiri, memunguti sisa-sisa dari apa yang pernah disebut "Rumah." Tapi waktu berjalan, dan langkahnya tak sengaja menyentuh hati yang baru. Ia bertanya-tanya... jika seseorang bisa menjadi tempat pulang, bisakah orang lain menjadi alasan untuk berlayar lagi? "...mungkin kita sama." Aileen menatapnya lama, "Sama.. gimana?" Ezra menatap danau, matanya redup, dalam, dan sedikit gemetar, "Sama sama punya seseorang yang jadi jangkar, tapi udah pergi terlalu jauh buat kita tarik kembali."
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Destiny (Complete)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • She Pluviophile
  • Audrey (New version)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Serpihan Luka
  • The Secret My Boyfriend
  • ASRAR|
  • TITIK AKHIR.

Kenzo Julian Adhytama "Gue nggak pernah nyangka, kalau gue bakal ketemu lagi dengan gadis itu. Setelah beberapa tahun lamanya gue pindah dari rumah lama gue. Takdir seolah mempertemukan kami kembali dan gue bertemu dengannya di sekolah. Dia menyapa gue, tapi gue hanya mencuekkannya. Dalam hati, gue pingin banget meluk dia dan mengatakan betapa kangennya gue sama dia. Tapi, gue nggak mau dia deket-deket sama gue karena gue nggak ingin ngeliat dia terluka nantinya mengingat betapa banyaknya musuh-musuh gue. Apakah gue mampu berlama-lama bersandiwara untuk tidak mempedulikannya?" Aqilla Geffi Arawindha "Aku pindah dari rumah ku beberapa tahun yang lalu untuk pergi ke luar negeri. Aku meninggalkan seseorang yang sangat berarti dalam hidup ku, tapi aku gak pernah mengatakan padanya alasan kepergian ku ke luar negeri yang tiba-tiba itu. Aku hanya gak mau menjadi beban bagi dia. Tapi, ternyata Tuhan membuat ku bertemu kembali dengannya di sekolah baru ku selepas aku kembali dari luar negeri dan pindah ke kota baru. Namun, dia seolah menjauh dari ku setiap kali ku dekati dan bahkan dia seolah tidak pernah mengenal ku saat pertama kali aku bertemu dengannya. Apakah waktu memang benar-benar telah menghapus ku dari ingatannya? Terlebih dari dalam hatinya?" Fabian Kevlar Antonio "Gue mencintai seorang gadis. Dia cantik, manis dan tak ada satupun kecacatannya di mataku, dia sempurnah di mataku. Gue mengenal dia sejak lama, sejak gue masih tinggal di kota yang sama dengannya sebelum akhirnya dia pindah. Gue dipertemukan lagi dengannya oleh Tuhan di sekolah yang sama dan kelas yang sama pula. Tapi, dia tidak mengingatku karena yang ada di ingatannya hanyalah satu orang saja yang gue tahu pasti siapa lelaki itu. Apakah kali ini gue bisa membuatnya melihat ke arah gue dan bukannya ke arah yang lain?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu