¿Por qué?

¿Por qué?

  • WpView
    LECTURAS 4,441
  • WpVote
    Votos 253
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 6, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
bercerita tentang seorang psikopat yang terlempar ke dunia antah berantah,yang ternyata dunia tersebut adalah salah satu dari banyaknya novel yang pernah dia baca.. '' perasaan dosa gue emang banyak tapi gak sebnayak ini juga sampe gue gak diterima di surga atau neraka malah di dunia lain, WHAT THE FUCK MAN!!'' '' gue diem malah di kejar gila gak ada yang waras nih orang di sini parah!'' gak bisa bikin desk!! jd apa adanya aja ya~ Tambahan dibantu Ai Sorry guys aku udah lama ninggalin book ini jadi sekarang aku minta sedikit masukan dari ai sorry ya
Todos los derechos reservados
#114
bxb
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Distopia in the Moonlight (TAMAT)
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • The Doctor Beyond the Kingdom
  • The Unwritten Lady

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido