1zero
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, abr 24, 2025
WpInfo
Fanfic
Etiquetasbrokenhomesad
"Kalau aku boleh memilih... aku ingin jadi anak siapa pun, asal bukan mereka." Mervin kehilangan kehangatan keluarga sejak kecil. Dikhianati ibu, disiksa ayah. Ia tumbuh dalam luka, hidup dalam kehancuran.Dulu, keluarga Mervin adalah segalanya. Hangat, penuh tawa, penuh kasih. Tapi semuanya runtuh sejak satu kejadian di kelas dua SD: ia memergoki ibunya berselingkuh. Ayahnya yang dulu penyayang berubah menjadi pemarah dan kejam. Ibunya? Pergi. Tidak pernah kembali. Mervin tumbuh dalam luka, dibesarkan oleh tangan yang lebih sering memukul daripada memeluk. Ia belajar menelan tangis, membungkam rasa, dan menyimpan benci dalam diam. Seiring waktu, ia tak lagi percaya cinta, bahkan membenci kata "keluarga". Judul: 1zero Genre: Drama, Tragedi, Keluarga, Sad Life Penulis: Zakiyah Mecca Cerita ini adalah karya orisinil dari penulis dan TIDAK BOLEH DIPLAGIAT dalam bentuk apa pun. Semua karakter dan alur adalah murni hasil imajinasi penulis. ---
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • JEEVANA
  • The King & The Doctor ✓
  • Given || Ju Jihoon
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • I Want to Live [END]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Second
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido