Zwischen den Zieten [On Going]

Zwischen den Zieten [On Going]

  • WpView
    Membaca 46
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 17, 2025
Di tahun 2052, dunia berada di ambang kehancuran-perang, keserakahan, dan kehancuran ekologi melanda segala sisi. Sofiya Mikhailova, seorang ilmuwan Rusia yang jenius namun dianggap gila karena obsesinya pada perjalanan waktu, akhirnya berhasil menciptakan mesin waktu. Ketika sistem dunia mulai runtuh, Sofiya melarikan diri ke masa lalu-tahun 1839, di sebuah desa kecil di Jerman. Terdampar di era yang asing dan konservatif, Sofiya harus menyembunyikan identitas dan ilmunya. Ia ditolong oleh Professor Wilhelm dan mulai beradaptasi sebagai ilmuwan misterius dari "sekolah luar negeri." Di sana, ia bertemu Johann, seorang murid cerdas namun pemalu yang perlahan jatuh hati padanya. Namun bayangan masa depan belum sepenuhnya hilang. Sebuah kisah tentang ilmu, waktu, dan hati-di antara dua zaman yang saling berbenturan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#32
germany
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PROTOTYPE 03: The Man Who Bore the Future
  • Echoes of the Forgotten Time
  • The Archer and The Hacker
  • School of Sean: Mystery
  • PROJECT SYNC : BACK TO THE FUTURE
  • REX-Nya ALA [TERBIT]
  • Kilas Pesona Diantara Dua Zaman - ARC l
  • Paralaks: Refleksi dari Keabadian

Sinopsis Di tahun 2136, populasi dunia menurun drastis. Kehamilan alami pada wanita jadi sangat langka akibat mutasi genetik. Sebuah institusi rahasia bernama GENEVA Project mulai meneliti kemungkinan kehamilan pada pria-bukan dengan operasi biasa, tapi lewat rekayasa genetika dan modifikasi biologis. Dr. Caelan Vire, seorang ilmuwan jenius tapi berhati dingin, berhasil menciptakan metode tersebut. Untuk menguji keberhasilannya, ia memilih Elyas, seorang pria muda dengan genetik langka, sebagai subjek. Tapi eksperimen ini tidak hanya mempengaruhi tubuh Elyas, tapi juga pikirannya. Perlahan, hubungan mereka berubah... bukan lagi sekadar ilmuwan dan subjek, tapi menjadi hubungan kompleks yang mengaburkan batas antara kasih sayang dan obsesi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan