Cawa
  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 19, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Cawa" adalah kisah cinta yang tumbuh dari luka, bertahan dalam ujian, dan diuji oleh waktu serta jarak. Di balik senyumnya yang lembut, Cawa menyimpan dunia yang rapuh-masa lalu penuh luka, kehilangan, dan perjuangan yang tak pernah usai. Dan di sisinya, ada Iki, seorang pria sederhana dengan masa lalu yang keras, yang menjadikan cinta sebagai perjuangan, bukan sekadar rasa. Bagi Iki, mencintai Cawa bukan hanya tentang memiliki, tapi tentang melindungi, menjaga, dan memberi tempat paling aman bagi hati yang sudah terlalu sering terluka. Ia tidak hanya ingin bersamanya dalam tawa, tapi juga dalam tangis. Tidak hanya dalam senang, tapi dalam seluruh badai kehidupan. Kisah ini membawa pembaca menyusuri malam-malam kota, percakapan ringan penuh harapan, hingga tangis lirih dalam pelukan terakhir. Restu keluarga datang sebagai cahaya, tapi semesta tak pernah membiarkan cinta tumbuh tanpa ujian. Jarak, waktu, dan kesibukan perlahan menjadi jurang yang memisahkan, hingga keduanya mulai kehilangan sesuatu yang dulu sangat erat mereka genggam. Dalam keheningan pendakian gunung dan dinginnya malam, Iki menemukan ketenangan sementara dari luka yang tak pernah bisa ia ucapkan. Tapi satu hal tak pernah berubah-namanya masih Cawa. Dan rindunya, selalu mengarah ke sana. Cawa bukan hanya kisah cinta dua anak manusia. Ini adalah cerita tentang pengorbanan, kesetiaan, luka yang disembunyikan, dan harapan yang digantungkan pada langit yang kadang terlalu jauh. Sebuah kisah yang akan membuatmu diam, menangis, dan bertanya: Apakah cinta sejati harus selalu memiliki? Atau cukupkah dengan... tetap mencintai, meski dalam diam?
All Rights Reserved
#239
perselingkuhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Erlangga
  • 360 and Still Me
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Jejak yang Tak Pernah Hilang
  • Jika esok Tak Pernah Ada
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines