NEOCRACY: Tahta, Darah & Data ( End )

NEOCRACY: Tahta, Darah & Data ( End )

  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 20, 2025
"Di Jakarta tahun 2150, tahta bukan diwariskan dengan darah-tapi dengan kode." Galih "Vanguard" Prawira, prajurit elite Hantupati selalu setia pada Kerajaan Neo-Jaya-sampai suatu malam, ia menemukan rahasia terlarang, Ratu Shinta bukan manusia, melainkan clone yang ingatannya direset setiap hari oleh Raja Arjuna. Ketika kudeta berdarah pecah di Istana Udara, Galih terpaksa melarikan diri ke Underlayer, slum kumuh di bawah bayang-bayang megacity. Di sana, ia bertemu Rara "Neon-Wayang", hacker misterius yang percaya satu-satunya cara menjatuhkan kerajaan adalah dengan membangkitkan Batara Kala-AI purba yang terpendam di jantung Monas. Tapi waktu hampir habis. Singa-Singa Mekanis berburu mereka, ingatan warga Jakarta mulai terhapus, dan yang paling mengerikan: Ratu Shinta sendiri mungkin adalah senjata mematikan. Pertarungan untuk menguasai Jakarta bukan lagi dengan pedang-tapi dengan data. Dan di dunia di mana sejarah bisa di-rewrite, siapa yang bisa dipercaya? *** ‼️cerita ini hanya karangan aouthor, tanpa ada sangkut paut kedalam unsur tertentu, jika ada kesamaan dengan cerita lain, itu tidak di sengaja karena ini murni pemikiran author‼️
All Rights Reserved
#929
ai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gandakusuma
  • Cipher | ✔
  • LANGIT MAJAPAHIT
  • Siluet Terakhir [Terbit]
  • Jalan-jalan ke Majapahit
  • GARWA RAHASIA: Bayang-Bayang di Balik Tahta
  • KATASTROFE
  • Hari Ketika Ai Pertama Kali Sadar (END)
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)

Lima tahun lalu, Yara, gadis belia yang baru menginjak 12 tahun itu diusir karena dinilai mengancam kedaulatan kerajaannya. Dia dituduh berkhianat hingga rela membunuh ibu serta abdi-abdi setia yang mengetahui rencananya. Kemudian, sebagai cara untuk menebus kesalahannya, alih-alih diberi hukuman mati, dia hanya diasingkan ke sebuah desa terpencil di perbatasan. Hidup di pengasingan mengajarkannya bertahan, membangun kekuatan, dan merancang rencana balas dendam. Kini, Yara kembali dalam balutan kain sutra, menyamar sebagai penari di perayaan kemenangan perang dari Putra Mahkota kerajaan musuh yang disebut menjadi dalang dari alasannya diusir dari istana. Tujuan Yara hanya satu: menancapkan keris ke jantung sang Putra Mahkota! Namun, saat belatinya hampir menuntaskan dendam, lelaki itu malah tersenyum, seakan sudah menunggu saat ini sejak lama. "Yara, akhirnya kita bertemu lagi," ucap sang Putra Mahkota dengan sebaris senyum di wajahnya. Tak hanya senyumnya yang terasa janggal. Alih-alih menebas lehernya, Putra Mahkota justru mengumumkan sesuatu yang mengguncang dua kerajaan. Mereka akan... menikah! Terperangkap dalam pernikahan politik dengan musuhnya sendiri, Yara harus mencari tahu alasan di balik semua ini. Apakah ini jebakan? (10 April 2025-) copyright © 2025 by Pimenovaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines