Ruang Sunyi Bernama Kamu

Ruang Sunyi Bernama Kamu

  • WpView
    Membaca 8
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 18, 2025
Alira selalu berdiri di tepi. Tak pernah ingin jadi sorotan. Ia nyaman di barisan PMI, menyusun kotak P3K, menenangkan siswa pingsan, dan menghindari percakapan panjang. Baginya, ketenangan adalah pelindung dari dunia yang kadang terlalu ribut. Rafa, sebaliknya, adalah pemimpin. Suara lantangnya memandu barisan, wajahnya nyaris selalu tampak serius. Sebagai pengurus OSIS, ia berdiri tegak di podium setiap Senin pagi, jauh dari dunia Alira yang hening. Namun satu insiden kecil mengubah semuanya. Seorang siswa pingsan, Alira berlari. Dan Rafa-yang selama ini hanya nama di buku catatan kegiatan sekolah-menyebut namanya di hadapan semua orang. Sejak hari itu, koridor tak lagi hanya lorong. Ruang UKS menjadi tempat pertemuan yang tak disengaja. Rapat OSIS menjadi sesuatu yang ingin ditunggu. Dan Alira mulai merasa, bahwa menjadi dilihat... tak selalu menakutkan. Ini adalah kisah tentang pertemuan yang sederhana, namun mengubah arah hidup. Tentang suara yang menggetarkan lebih dari kata-kata cinta. Tentang dua hati muda yang belajar bahwa kadang, yang kau butuhkan hanya seseorang yang bersedia berhenti sejenak dan menatapmu lebih lama.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#297
live
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nyala dan Arus
  • Yang hilang Tak pernah sama
  • TERPESONA (REMAKE)
  • My Rekan OSIS My Love(End)
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Bahagia & Luka (END)
  • AKU, KAMU, & ORGANISASI
  • Leader vs Leader
  • The Secrets of Prince

Anyala Agni Pitaloka, siswi yang dikenal sering terlambat, tak menyangka kehidupannya berubah setelah bertemu Arus Tirta Wijaya, ketua OSIS yang selalu disiplin. Untuk menghentikan kebiasaan terlambat Nyala, Arus mengambil langkah tak biasa-mengantar-jemput gadis itu setiap pagi. Kebersamaan mereka perlahan menumbuhkan rasa yang sulit diungkapkan. Nyala mulai merasa ada yang berbeda saat berada di dekat Arus, dan Arus pun tak mampu mengabaikan perasaan yang perlahan tumbuh. Namun, saat hubungan mereka mulai dipenuhi kepercayaan, sebuah peristiwa tak terduga memisahkan mereka. Akankah mereka menemukan jalan kembali satu sama lain? Ataukah kebersamaan mereka hanya menjadi kenangan manis yang tersimpan di hati? Cerita tentang kebiasaan kecil yang mengubah segalanya, cinta yang tumbuh di tengah kebersamaan, dan kepercayaan yang diuji oleh keadaan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan