Perayaan mati rasa

Perayaan mati rasa

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 14, 2025
Selama dua tahun, Aira mengunci hatinya rapat-rapat. Sejak hubungan terakhirnya hancur, ia memilih dunia maya sebagai pelarian-tempat di mana ia bisa tertawa tanpa harus menunjukkan luka, dan bisa menangis tanpa harus dilihat siapa pun. Aira percaya bahwa cinta hanyalah luka yang tertunda, sampai akhirnya ia bertemu seseorang yang membuatnya mulai merasa hidup kembali. Di balik layar ponsel, obrolan demi obrolan tumbuh menjadi harapan baru. Tapi ketika kenyataan datang menghantam, luka lama belum sembuh, luka baru justru menganga lebih dalam. Apakah Aira benar-benar mati rasa, atau ia hanya pura-pura kuat agar tidak terlihat rapuh? Dalam kisah tentang kehilangan, pencarian, dan keinginan untuk merasa utuh kembali, Aira harus memilih: tetap bertahan dalam "perayaan mati rasa"-atau membuka hatinya untuk sesuatu yang mungkin bisa menyelamatkannya... atau menghancurkannya sekali lagi.
All Rights Reserved
#161
cintayangsalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • Hingga Takdir Menguatkanku
  • Halaqah Rasa
  • Where the Pain Led Me
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • SASHI

Hidup Arunika berubah ketika dijodohkan dengan Aga Febrian, seorang dosen pengganti di kampusnya. Bahkan belum genap satu minggu Aga membuatnya pingsan dan di keluarkan dari kelas. Namun, penolakan dari Aga tepat sebelum kedua orang tuanya menyampaikan iktikad baik, entah kenapa Arunika merasa kecewa. Lelaki itu dengan gampangnya menyatakan masih mencintai wanita lain dan tak mau merajut asa dengannya. Arunika jelas kesal, harga dirinya sebagai seorang perempuan di patahkan. Namun, tak kelang berapa lama lelaki itu menarik perkataan dan mengatakan siap untuk melamar. Tak mau membuat Ayah kecewa, Arunika menerima dengan penuh keikhlasan. Awalnya seperti itu, tapi lambat laun dengan kerikil-kerikil yang mereka jalani membuat Arunika terpaku. Tak ada namanya di hati Aga. Hingga Arunika menyerah, dan Aga berjuang untuk mengembalikan ikrar cinta. Lantas, apakah mereka berdua bisa melewati lika-liku dalam rumah tangga atau malah memilih melepaskan dan harus terluka bersama? ••• Apakah ini yang dinamakan kebetulan, Mas? Di mana aku berusaha mencintaimu, tapi kamu mencintai wanita lain. (Di publish ulang dari akun @haffaza) Jika kalian membagikan quotes dalam cerita ini jangan lupa tag Instagram : @miftahuljannah6_

More details
WpActionLinkContent Guidelines