Menantu untuk Ibu

Menantu untuk Ibu

  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 18, 2025
Al membawa pulang wanita yang dicintainya dan berencana meminta restu kepada sang ibu. Namun, status dan usia sang pujaan hati tak sesuai dengan harapan ibunya. Sang ibu jelas menolak memberikan restu. Al tetap memilih menjalani cintanya dan memilih menjauhkan diri dari rumah dan ibunya. Dia bahkan tak peduli dengan apa pun, termasuk sang ibu yang sakit-sakitan dan butuh biaya di kampung. Al terus menjadikan Niya prioritas hidupnya. Akankah Al selamanya meninggalkan sang ibu untuk wanita pujaannya? Temani Al mengarungi gejolak hidupnya di cerita ini, yaaa!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Surat tak berbalas
  • Izinkan sekali saja
  • Judul Standar - IBU YANG DI BUANG
  • Muara Hati
  • kisah Naya & Samuel ( Cinta Yang Tak Pernah Hilang )
  • Sisa Rasa (MyFirstLove)
  • My Mother's Lover
  • Be My Husband (End)
  • Playboy Monarki The Series - Mermaidia
  • More Than You Know

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido