30 day's

30 day's

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 26, 2025
Sembilan mahasiswa dari berbagai jurusan ditugaskan untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil yang jarang tersentuh teknologi dan pembangunan. Awalnya, semuanya berjalan biasa-kegiatan sosial, interaksi dengan warga, dan adaptasi dengan lingkungan baru. Namun, sejak hari ketiga, kejadian-kejadian aneh mulai terjadi: suara langkah di malam hari, sosok asing berpakaian serdadu, dan bisikan dalam bahasa Belanda. Mereka segera menyadari bahwa desa itu menyimpan rahasia kelam dari masa penjajahan. Sebuah bangunan tua bekas pos penjagaan Belanda ternyata menjadi tempat bersemayam arwah-arwah tentara kolonial yang tak tenang. Arwah pemimpinnya, Letnan Van der Wijk, menganggap kehadiran para mahasiswa sebagai pelanggaran wilayah. Satu per satu dari mereka mulai mengalami gangguan: kerasukan, hilang secara misterius, bahkan mencoba melarikan diri namun kembali lagi ke tempat yang sama. Mereka menemukan fakta mengerikan: tidak ada yang bisa pergi dari desa itu sebelum 30 hari berlalu... kecuali mereka bisa mengakhiri kutukan yang mengikat arwah-arwah Belanda itu. Waktu terus berjalan, dan teror semakin nyata. Apakah kesembilan mahasiswa ini akan selamat hingga hari ke-30, atau justru menjadi bagian dari kutukan itu selamanya?
All Rights Reserved
#706
jean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KKN: Kutukan Kampung Neraka
  • DESA SESUK [ END ]
  • KELUARGA VAN DIJK
  • DESA TANPA SIANG
  • Antara Cinta dan Takut [TERBIT]
  • Hutan Terlarang [END]
  • Escape - On Going

Ketika 13 mahasiswa dari Universitas Nusantara Jaya Yogyakarta dikirim untuk KKN di Desa Rembulan, mereka mengira ini hanya akan menjadi program biasa membangun jembatan, mengajar anak-anak desa, dan menikmati suasana pedesaan. Namun, sejak awal, ada yang terasa salah. ⚠️ Jalan menuju desa terasa lebih panjang dari seharusnya. ⚠️ Tidak ada sinyal. Bahkan jam tangan mereka seakan melambat di malam hari. ⚠️ Warga desa ramah... tapi seperti sedang menyembunyikan sesuatu. Pada malam pertama, mereka mulai mendengar suara-suara aneh gumaman yang tidak mereka mengerti, suara tangisan di luar rumah, dan langkah kaki yang berjalan di sekitar tempat tinggal mereka. Jendra yang dikenal paling santai tiba-tiba sering mengigau. Tama, si paling kalem, mulai memperingatkan mereka untuk tidak keluar rumah setelah matahari terbenam Semakin mereka mencari jawaban, semakin banyak rahasia yang terungkap... termasuk fakta bahwa mereka bukan kelompok KKN pertama yang datang ke sini. Lalu, Sagara, sang ketua kelompok, menemukan sesuatu yang membuatnya merinding. Tidak ada catatan kelompok KKN sebelumnya yang pernah pulang dari sini. Mereka berpikir ini hanya mitos, sampai suatu malam Dipa melihat sesuatu yang tidak seharusnya ada bayangan hitam berjongkok di sudut rumah, matanya merah, tersenyum lebar, dan berbisik "Kalian sudah terlalu jauh masuk... dan tidak ada jalan keluar." Kengerian terus meningkat saat mereka sadar desa ini tidak pernah benar-benar ada di peta. Penduduknya... mungkin juga bukan manusia. Dan mereka mungkin sudah berada di tempat yang tidak akan pernah membiarkan mereka pulang. Siapa yang mengawasi mereka di malam hari? Dan kenapa ada kamar di rumah mereka yang dilarang dibuka? Namun, satu pertanyaan yang paling penting adalah bisakah mereka semua pulang dengan selamat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines