SABDA ARYA: 1287 MDPL

SABDA ARYA: 1287 MDPL

  • WpView
    Reads 412
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing1h 9m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 25, 2025
Ada yang tak bisa dijelaskan dari kepergian yang sunyi: semacam kehampaan yang menjalar perlahan, menyusup ke sela-sela hari, mengikis kewarasan tanpa pernah benar-benar terlihat. Saat bersamanya, waktu tidak hanya berjalan-ia menari, melambat di antara tawa dan tatapan mata yang membuat dunia berhenti. Tapi kini, setelah dia pergi, waktu menjadi musuh: terlalu cepat untuk dipahami, terlalu lambat untuk dilupakan. Aku hidup, tapi tidak lagi utuh. Sebagian dari diriku terkubur diam-diam di tempat terakhir dia menatapku dengan mata yang tidak akan kembali mencinta.
All Rights Reserved
#454
masalalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Berpaling Dariku
  • KAEL RIDZWAN ARISHA'S TREASURE (OG)
  • KAU BAHAGIAN HIDUPKU
  • View From My Window [COMPLETED]
  • Cinta Biar Betul ?
  • Cinta Yang (Tak) Terbagi
  • [COMPLETE] Fall In Love  ++BTS FanFic++

Berkahwin dengan lelaki yang dia cinta merupakan impian dalam hidup Aina. Bahagia... itu yang dia mahu bersama Benjamin. " Sampah apa yang kau bagi pada aku ni?" kasar suara Benjamin menyoal. Aina mengambil dokumen yang dilemparkan Benjamin di atas meja lalu dia membelek sekali lagi. Rasanya tiada kesilapan yang dia lakukan kerana dia telah menyemak berkali-kali sebelum menghantarnya kepada Benjamin. " Erk... ini kan dokumen yang Encik Benjamin suruh saya buat." Aina membalas perlahan. Dan dia rasa ingin menampar mulut sendiri kerana menjawab. " Ini bukan dokumen yang aku suruh kau buat tapi ini sampah! Benda macam ni patut masuk dalam tong sampah, bukan kat atas meja aku!" Benjamin membentak kuat. Namun hidupnya seakan tercampak ke dalam lembah kedukaan bila Benjamin sering menolaknya jauh dari sisi. Bertahan atau mengalah... apa yang harus dia lakukan? Dibenci suami sendiri, sanggupkah Aina bertahan di sisi Benjamin?

More details
WpActionLinkContent Guidelines