Maniac 143

Maniac 143

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 19, 2025
Febe memasang alat pelacak pada mobil Justin, dia bersiul dengan riang seperti seorang dukun yang mendapat kabar baik dari jenderal mereka. Justin meminta transaksi mereka dilakukan secara anonim demi keamanan tapi Febe merayu setengah memaksa, transaksi harus dilakukan secara langsung, mata bertemu mata, bibir bertemu bibir agar kepercayaan mereka tumbuh. “Halo Lester, dia sudah masuk ke hotel, aku sudah membawa uangnya, pastikan mesin kita terus menyala…” Febe berjalan dengan langkah mantap, dia mengubah tatapan matanya menjadi tatapan pewaris tunggal keluarga kaya yang tak tersentuh oleh hukum. Dia tidak tahu sepasang mata memperhatikan setiap tarikan napasnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.
  • Di Balik Meja Redaksi [SUDAH TERBIT]
  • After I Met You (Hiatus)
  • Who Am I?
  • the perfections my wife
  • •Bungsu Tertukar!?• { Xodiac }
  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • Complete (END)

Song Huanran tidak berharap kehidupan normalnya yang biasa dan nyaman berubah seketika dengan kedatangan seorang pria aneh di depan pintu rumahnya. Pria itu dengan konyolnya mengaku sebagai Jenderal Perang dari Negara An. Dengan pakaian megah, rambut merah panjang dan juga pedang replika di pinggangnya, Song Huanran mendecakkan lidah, kesal. "Kamu kira aku akan percaya? Katakan saja bahwa kamu gelandangan tampan yang berharap untuk di besarkan oleh orang lain, kan?" Menutup pintu dengan acuh, Song Huanran tidak menyangka pria itu akan mendobrak pintu rumahnya dengan kasar hingga terpental, nyaris mengenai kepala. "Dasar cosser gila! Enyahlah dari rumahku!!!" Pekiknya kesal, menahan emosi, oh tidak, dia memang sudah lepas kendali. Untuk membuktikan perkataannya, cosser pria itu dengan sigap mendorong Song Huanran ke kasur, lakukan serangan gerilya pada tubuh indah itu. Sebulan kemudian Song Huanran menemukan dirinya memiliki kebiasaan aneh yang sangat aneh. Muntah di pagi hari, kehilangan nafsu makan dan pusing juga mual, ketika ia mencari di Baidu, tanda-tanda yang ia sebutkan hanya menunjukkan reaksi hamil pada ibu hamil. "Persetan denganmu Jenderal Perang Gila!!!" Song Huanran yang mengamuk melemparkan semua perkakas pada Nie Yongsheng. Lima menit kemudian, "istri maafkan aku." Memohon dengan muka melas, dia berhasil menenangkan amarah Song Huanran. __ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines