Bukan Rumah, Hanya Tempat Pulang

Bukan Rumah, Hanya Tempat Pulang

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 24, 2025
--- Alya, gadis 16 tahun yang selalu terlihat diam di sekolah, menyimpan luka batin akibat rumah yang tak lagi nyaman. Di sekolah pun, ia tak menemukan tempat aman-dikelilingi teman-teman yang suka meremehkan dan membuli. Namun, saat semuanya terasa gelap, satu per satu rahasia mulai terungkap: tentang keluarganya, tentang para pembulinya, dan tentang dirinya sendiri. Kisah ini bukan hanya tentang bertahan, tapi juga tentang menemukan arti pulang yang sebenarnya. 𝑘𝑒𝑝𝑜 𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑙𝑎𝑛𝑗𝑢𝑡𝑎𝑛 𝑛𝑦𝑎, 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑛𝑢𝑛𝑔𝑔𝑢 𝑎𝑝𝑎 𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑔𝑎𝑠 𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎𝑐𝑎! 𝙣𝙤 𝙥𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙩❗ 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖..
All Rights Reserved
#431
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alisa's Story
  • TANPA SADAR, KAMU JAWABANNYA
  • Just Be Friends
  • 2 KIDS
  • Bayangan Rahasia
  • Constellations From The Room
  • Just Twilight
  • Felicia> Januari With You

'Aku cuma butuh "rumah pulang" aku capek mikir aku capek berjuang aku capek... Tapi aku cuma bisa nangis dan memeluk diriku sendiri , sampai rasa sakit kepalaku mulai sangat terasa .. aku fikir mati akan mengakhiri penderitaan ini , tapi bagaimna adikku? Bagaimana ayahku? Bagaimana kakakku? Aku tidak bisa melihat mereka sedih'. Begitulah tulisan seorang gadis yang sedang mengetik di atas keyboard nya. " Bahkan ibuku bukan tempat untuk aku pulang " gadis itu mendongakkan kepalanya yang terasa nyeri sambil menghembuskan nafas dari bibirnya " Aku capek bee... Aku capek dan semua orang tau seberapa menyedihkannya diriku" kedua gadis itu berpelukan, satu diantaranya melepaskan pelukan itu "lo itu egois lis!" "gw gk egois.." "lo terus terusan merasa klo lo yg paling sakit padahal nggak!" "hehee lo nggak bakal ngerti! Kalian gk bakal ngerti karna kalian gk ngerasain jadi gw.." Nadia alisa seorang gadis berusia 17th yang merasa dewasa sebelum waktunya dan merasa sendirian k etika kehilangan seseorang yg sangat disayanginya. "aku kangen banget. Jemput aku.. Nek" Cerita yang penuh emosi masalah keluarga cinta dan depresi Ceritanya mentok sama si cewek karna ini cerita saya sendiri yaa tapi full banyakan realita daripada halunya maklumin ajalah yaa sekalian curhat hehee

More details
WpActionLinkContent Guidelines