We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Reverie

Reverie

  • WpView
    Reads 3,636
  • WpVote
    Votes 197
  • WpPart
    Parts 87
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 14, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di tengah luka masa lalu dan bayang-bayang cinta yang belum pergi, seorang perempuan belajar membuka hati untuk cinta baru-bukan karena lupa, tapi karena akhirnya siap hidup lagi. *** Eireen tak pernah memilih Ino. Tapi cinta pelan-pelan tumbuh, diam-diam bertunas di antara diam dan trauma. Lalu cinta itu direnggut. Secara harfiah. Secara tragis. Kini, ia tinggal bersama bayangannya, bersama seorang anak kecil bernama Jino... dan seorang pria yang dititipkan oleh cinta lama: Chris. Chris tak datang untuk menggantikan. Tapi dia tinggal. Diam-diam mencintai. Diam-diam berharap. "Kalau kamu jatuh lagi, kamu gak sendiri." Dan saat malam akhirnya terasa hangat kembali, Eireen sadar: cinta kedua bukan karena lupa. Tapi karena diberi ruang untuk tumbuh. "Aku nggak tahu ini benar atau enggak... tapi aku capek nahan semuanya sendiri." Dan Chris menjawab: "You don't have to. Not anymore."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Coffe Shop
  • AMERTA : The Last Embrace
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Orange Maple » Chenle X You
  • UNDERTOW || Babymonster-HIATUS
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • My Bromance [18+] End

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines