Bukan Salah Siapa-Siapa

Bukan Salah Siapa-Siapa

  • WpView
    LETTURE 19
  • WpVote
    Voti 3
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, apr 20, 2025
Nara, seorang komikus muda yang tinggal di kota seni, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah sejak menerima tawaran membuat mural di sebuah galeri tua. Ia tak sengaja menemukan sebuah lukisan misterius-yang beberapa hari kemudian menghilang, bersamaan dengan kematian sang pelukis yang dikabarkan bunuh diri. Merasa ada yang janggal, Nara menggandeng Arka, mantan hacker cerdas yang kini bekerja sebagai penjaga galeri. Bersama, mereka menyelidiki serangkaian petunjuk ganjil yang justru menuntun mereka ke dalam pusaran rahasia kelam masa lalu kota itu-dan orang-orang yang pernah dekat dengan galeri tersebut. Setiap jejak membawa mereka pada lukisan-lukisan yang punya simbol tersembunyi, catatan anonim, hingga rekaman suara yang seharusnya tak pernah ada. Dan semakin mereka mencari kebenaran, Nara mulai menyadari bahwa tak semua rahasia bisa diungkap tanpa kehilangan sesuatu. Karena ternyata, dalam cerita ini... Yang bersalah mungkin bukan siapa-siapa. Tapi rasa bersalah itu sendiri bisa membunuh. -Happy Reading, enjoy every page!
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Pembunuhan 3 Menit
  • Lingering Sadness
  • [END] RUBIK'S KILLER VOL.1 (Revisi)
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Nirkapala
  • Mantra Penghancur Moral
  • SATU IKATAN, 7 JIWA [End]
  • Dark Angel [END]

".... Saya yakin pembunuhnya adalah orang yang sangat jenius dan kuat, sehingga bisa mengeksekusi pembunuhan seperti ini ...," tegas Detektif Arya. Tempat terhening, perpustakaan menjadi kasus pembunuhan paling misterius dan sulit sepanjang karir Detektif Arya. Maka dari itu, dia harus menahan 10 orang yang diduga sebagai pembunuh di TKP. 10 orang tersebut merupakan 7 mahasiswa dan 3 pegawai perpustakaan. Sahabat korban, yaitu Damar dan Nabil harus mencari tahu serta menemukan clue siapa pembunuhnya. Damar yang mengalami pasca trauma melihat kejadian yang sama saat kedua orang tuanya terbunuh secara misterius semasa kecil, mengalami kendala psikis. Berbanding terbalik dengan Nabil yang memiliki cita-cita menjadi detektif, dia sangat antusias dengan kejadian ini. 8 terduga lain, harus memiliki segala cara agar tidak dituduh sebagai pelaku pembunuhan misterius ini. Pembunuhan sangat singkat. Di tempat terhening. Bagaimana pembunuh bisa mengeksekusi secara mulus? Bisakah Damar, Nabil, dan Detektif Arya menemukan pembunuhnya?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti