We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
pelangi dalam senja

pelangi dalam senja

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 26, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Fall in love? Ngga deh, cuman sering interaksi aja jadi kepikirankan? Bukankah seharusnya kita sadar bahwa semuanya sudah menjadi jalan takdir bagi kita? Pertemuan memang seharusnya membawa kebahagian bukan? Itulah yang dirasakan keyza shafeera. Siapa sangka pertemuan kembali dengan orang yang sama sekali tidak pernah diharapkan menjadi sebuah takdir dan kebahagian bagi keyza. Kebahagiaan yang menjadi pelangi dalam masa masa remaja keyza. Namun, bagi kenzhiel pertemuan tidak akan selamanya indah karena pasti menghasilkan perpisahan. bertemu dengan banyak orang, bahagia, tertawa dan menangis bersama orang orang merupakan alur takdir seperti pelangi yang datang setelah hujan menghiasi indahnya takdir meskipun sesaat. "Gue mau lo jadi malam tempat gue pulang bukan jadi pelangi senja." - Keyza Faresta. "Lo itu senja yang bisa buat gua nyaman dan aman bukan rumah tempat gua pulang,zya." - Kenzhiel Pradipta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Destiny (Complete)
  • Fajar & Senja
  • Senandung Azalea (Completed)
  • Breadcrumbing [END]
  • Substitute Bride [End]
  • Nadi Akhir Luka
  • Senorita in Trouble
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • TIRANI
  • langit biru

Kenzo Julian Adhytama "Gue nggak pernah nyangka, kalau gue bakal ketemu lagi dengan gadis itu. Setelah beberapa tahun lamanya gue pindah dari rumah lama gue. Takdir seolah mempertemukan kami kembali dan gue bertemu dengannya di sekolah. Dia menyapa gue, tapi gue hanya mencuekkannya. Dalam hati, gue pingin banget meluk dia dan mengatakan betapa kangennya gue sama dia. Tapi, gue nggak mau dia deket-deket sama gue karena gue nggak ingin ngeliat dia terluka nantinya mengingat betapa banyaknya musuh-musuh gue. Apakah gue mampu berlama-lama bersandiwara untuk tidak mempedulikannya?" Aqilla Geffi Arawindha "Aku pindah dari rumah ku beberapa tahun yang lalu untuk pergi ke luar negeri. Aku meninggalkan seseorang yang sangat berarti dalam hidup ku, tapi aku gak pernah mengatakan padanya alasan kepergian ku ke luar negeri yang tiba-tiba itu. Aku hanya gak mau menjadi beban bagi dia. Tapi, ternyata Tuhan membuat ku bertemu kembali dengannya di sekolah baru ku selepas aku kembali dari luar negeri dan pindah ke kota baru. Namun, dia seolah menjauh dari ku setiap kali ku dekati dan bahkan dia seolah tidak pernah mengenal ku saat pertama kali aku bertemu dengannya. Apakah waktu memang benar-benar telah menghapus ku dari ingatannya? Terlebih dari dalam hatinya?" Fabian Kevlar Antonio "Gue mencintai seorang gadis. Dia cantik, manis dan tak ada satupun kecacatannya di mataku, dia sempurnah di mataku. Gue mengenal dia sejak lama, sejak gue masih tinggal di kota yang sama dengannya sebelum akhirnya dia pindah. Gue dipertemukan lagi dengannya oleh Tuhan di sekolah yang sama dan kelas yang sama pula. Tapi, dia tidak mengingatku karena yang ada di ingatannya hanyalah satu orang saja yang gue tahu pasti siapa lelaki itu. Apakah kali ini gue bisa membuatnya melihat ke arah gue dan bukannya ke arah yang lain?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines