Langkah terakhir di lorong senyap

Langkah terakhir di lorong senyap

  • WpView
    Reads 361
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 21, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Lorong itu gelap, sempit, dan seolah menelan cahaya. Setiap langkah memantul dalam keheningan, menciptakan ilusi bahwa seseorang-atau sesuatu-mengikuti dari belakang. Dindingnya dingin, berembun, dan penuh ukiran tak dikenal, seperti pesan dari mereka yang pernah masuk namun tak pernah kembali. Napas membeku di udara, dan detak jantung menjadi satu-satunya irama yang menemani. Langkah terakhir bukan sekadar gerakan kaki ke depan. Itu adalah keputusan. Titik tak bisa kembali. Saat ujung kaki menyentuh retakan terakhir di lantai batu, lorong tampak berdenyut-seperti makhluk hidup yang tahu bahwa satu rahasia akan segera terungkap. Di depan, ada pintu kayu tua, sebagian terbuka, menghembuskan bau logam, darah, dan tanah basah. Di balik pintu itu: kebenaran, kematian, atau mungkin pembebasan. Dan saat langkah terakhir itu diambil, lorong senyap... berbisik.
All Rights Reserved
#827
sunyi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Dendam dan Cinta
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • Jejak Di Lorong 4A
  • MEREKA TERUSIK
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • Desa di Balik Kabut
  • Ecosillia
  • The Silence That Shaped Me
  • DOSA DIAM

Ia hanya ingin hidup tenang. Menjalani hari-hari seperti remaja pada umumnya tertawa, belajar, dan bermimpi tanpa beban. Namun hidup tak pernah memberinya kemewahan itu. Selalu ada saja yang datang mengusik, mengganggu, bahkan menyakiti. Tapi ia tak pernah benar-benar menggubris. Baginya, semua itu hanyalah gangguan kecil yang tak layak dipedulikan. Sejak kepergian kedua orang tuanya yang tragis dibunuh oleh musuh lama mereka ia tumbuh dalam sunyi dan kesepian. Luka itu terlalu dalam untuk sembuh, terlalu pahit untuk dilupakan. Hingga ia mengenal cinta. Seketika ia sadar... cinta membuatnya rapuh. Maka ia memutuskan untuk membuang jauh-jauh perasaan itu. Tapi hati tak pernah bisa dibohongi. Di sudut terdalam hatinya, masih ada nama Intan cinta pertamanya, satu-satunya alasan yang membuatnya bertahan sejauh ini. Apakah cinta yang pernah tumbuh itu akan berakhir bahagia? Tak ada yang tahu. Mari kita ikuti perjalanan mereka tentang luka, harapan, dan cinta yang tak pernah benar-benar padam. Sefruit catatan - Terdapat penggunaan nama member - Cerita murni cerita sendiri namun disini nama tokohnya saja yang menggunakan nama-nama member - Dilarang membawa cerita ini ke real life atau dunia asli - cerita bxg ygy

More details
WpActionLinkContent Guidelines