Jejak yang Tak Terpeta

Jejak yang Tak Terpeta

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 20, 2025
Jejak yang Tak Terpeta adalah karya semi-fiksi yang merangkai enam kampung imajinatif di hamparan padang rumput yang jauh dari pusat kota. Buku ini menggabungkan narasi, sejarah fiktif, simbolisme sosial, serta perenungan pribadi tentang kelas, cinta, kehilangan, dan identitas. Tiap bab menggambarkan satu tempat, lengkap dengan fungsi naratifnya dalam novel yang lebih besar. Didesain sebagai buku pendamping maupun karya mandiri, buku ini bisa dibaca sebagai catatan puitis dunia yang tak pernah benar-benar kita tinggalkan.
All Rights Reserved
#17
benua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUMI
  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan
  • Kota Sejuta Bunga
  • Langkah yang Tak Terpeta [ON GOING]
  • Senorita in Trouble
  • Naratata
  • Love Brings You Home
BUMI

[BELUM REVISI] Bumi Bratadikara Nayaka adalah seorang mahasiswa semester empat yang mencoba menata ulang hidupnya di Jatinangor, sebuah kota kecil di pinggiran Bandung yang tenang dan penuh nostalgia. Bagi Bumi, kota ini bukan sekadar tempat kuliah-tapi tempat pelarian, tempat menyembuhkan luka yang ditinggalkan oleh seseorang dari masa lalu. Namun, hidup tak pernah benar-benar memberi jeda. Awal semester lima, Bumi dihadapkan pada kenyataan yang tak pernah ia bayangkan: pertemuan kembali dengan gadis yang menjadi alasan ia meninggalkan kota kelahirannya. Gadis yang pernah ia cintai begitu dalam-dan yang kisahnya terhenti karena kesalahpahaman yang tak pernah mereka selesaikan. Pertemuan itu terjadi dalam suasana tak terduga-acara orientasi mahasiswa baru. Ia sebagai panitia, gadis itu sebagai peserta. Dunia mereka kembali bersinggungan, meski kini dari sisi yang berbeda. Dalam riuhnya kegiatan kampus dan padatnya jadwal, Bumi mulai tenggelam dalam gejolak rasa yang tak bisa ia kendalikan. Kenangan lama muncul satu per satu, mencampur aduk antara penyesalan, harapan, dan pertanyaan besar yang belum terjawab: Apakah ia benar-benar sudah siap membuka hati untuk seseorang yang baru? Ataukah perasaan lama itu terlalu kuat untuk diabaikan? Ini adalah kisah tentang pertemuan yang tak pernah diduga, luka yang belum sembuh, dan cinta yang mungkin tak pernah benar-benar pergi. ____________________________________ ⚠️Banyak mengandung kata umpatan, dan adegan kekerasan

More details
WpActionLinkContent Guidelines