Melawan Bayang Bayang

Melawan Bayang Bayang

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 20, 2025
Evelyn Ningtyas Sirait, seorang anak tunggal perempuan yang kini duduk di bangku SMA, merasa seperti hidup dalam bayang-bayang ejekan dan hinaan. Berat badannya yang berlebih menjadi sasaran empuk bagi teman-teman sekelasnya, tetangga, dan bahkan keluarganya sendiri. Mereka tidak melihat prestasi dan kebaikan yang dimiliki Evelyn, melainkan hanya melihat bentuk tubuhnya. "Padahal kan aku juga ga minta di lahirin dengan fisik begini?" Evelyn sering berpikir demikian, sambil menahan air mata yang ingin mengalir. Ia merasa seperti tidak adil, mengapa orang-orang hanya melihat penampilan fisiknya dan tidak melihat siapa dirinya sebenarnya. Setiap hari, Evelyn harus menghadapi ejekan dan hinaan yang menusuk hatinya. Ia merasa seperti tidak ada tempat untuk bersembunyi, tidak ada tempat untuk merasa aman. Ia hanya ingin diterima apa adanya, tanpa harus dihakimi berdasarkan penampilan fisiknya. Evelyn mencoba untuk tidak memperdulikan kata-kata orang lain, tapi itu sangat sulit. Ia merasa seperti setiap kata ejekan dan hinaan itu terukir di hatinya, membuat ia merasa tidak cukup baik. Ia ingin menjadi lebih dari sekedar bentuk tubuhnya, ia ingin menjadi dirinya yang sebenarnya. Tapi, sepertinya tidak ada yang peduli dengan perasaan Evelyn. Orang-orang hanya melihat penampilan fisiknya dan tidak melihat potensi dan kebaikan yang dimiliki Evelyn. Ia merasa seperti hidup dalam dunia yang tidak adil, di mana penampilan fisik lebih penting daripada kepribadian dan prestasi. Evelyn hanya ingin seseorang yang dapat memahami perasaannya, seseorang yang dapat melihat dirinya apa adanya, tanpa harus dihakimi. Ia ingin merasa diterima dan dicintai, bukan karena penampilan fisiknya, tapi karena siapa dirinya sebenarnya. Tapi, apakah itu terlalu banyak meminta?
All Rights Reserved
#430
indo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet Shadow's Senaku!
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • TRAUMA
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Nathalea
  • Evelyn
  • Imaginary Boyfriend
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • Fractured Cheerfulness (On Going)

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah kebawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, ngga. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah disini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Widjaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar, "NGGA MUNGKINNNN!!!!" nb : series lain dari Sea For Blue Whales (sebagai perkenalan, disarankan baca cerita itu dlu)

More details
WpActionLinkContent Guidelines