ATRAKSI BERDARAH

ATRAKSI BERDARAH

  • WpView
    LETTURE 2
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, apr 20, 2025
Tirai terbuka. Lampu menyala. Tepuk tangan membahana. Tapi ini bukan sirkus biasa. Di balik gemerlap panggung, ada jeritan yang tak terdengar, luka yang disembunyikan di balik senyuman palsu. Setiap pemain bukan relawan. Mereka dipilih, dipaksa, dikurung dalam peran yang tak bisa ditolak. Atraksi-atraksi menegangkan itu bukan akting-mereka nyata, berdarah, dan kadang berakhir dengan kematian. Penonton tak pernah tahu. Mereka hanya melihat tontonan spektakuler yang terlalu sempurna... terlalu berbahaya. Dan bagi yang masuk ke dalam dunia ini, tak ada jalan keluar. Hanya satu pilihan: bertahan atau menghilang di balik tirai selamanya. Karena di sini, panggung adalah penjara. Dan setiap tepuk tangan bisa jadi lonceng kematian.
Tutti i diritti riservati
#4
penuhkejutan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Once Upon A Time
  • THE ANGVILS [ON GOING]
  • 17 Days Of: Membunuh Atau Dibunuh [21+]
  • Pieces of Me
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI

"Aku Nayla. Karyawan Baru yang bekerja di Valen Corp demi menyelamatkan ibuku. Kupikir, ini hanya tentang pekerjaan. Tapi Valen Corp bukanlah tempat biasa. Di balik gedung megah dengan sistem keamanan mutakhir, tersembunyi sesuatu yang bahkan logika pun tak bisa menjelaskan." "Di sini, semua orang tersenyum dengan lidah bercabang. Manipulasi tersembunyi di balik basa-basi. Dan aku, yang hanya ingin bertahan disini, justru menyaksikan hal yang tak seharusnya." "Malam itu, dunia kami terkunci, seolah-olah terlempar ke dimensi lain. Lalu mereka datang. Pembunuh berpakaian hitam, memburu darah, menghancurkan segalanya. Aku melihat orang-orang terbunuh. Aku melihat CEO kami dijadikan target." "Saat darah berceceran dan kebenaran runtuh, mataku... berubah. Seolah tahu jalan keluar. Seolah bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain. Mereka menyebutnya 'mata seorang Pemandu', mata yang dapat melihat dunia lain, kemampuan membaca jalur, membuka rahasia, dan menyembunyikan kerahasiaan yang tersembunyi di antara realita." "Dan kini keadaannya memburuku. Karena aku bukan hanya saksi. Aku adalah kunci."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti