Frekuensi yang Tak Sama Lagi

Frekuensi yang Tak Sama Lagi

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 21, 2025
Nala percaya bahwa cinta yang tumbuh sejak SMA adalah cinta yang paling tulus. Bersama Elric, cowok yang ia anggap sefrekuensi, hari-harinya penuh tawa, harapan, dan janji masa depan. Mereka tumbuh bersama, melewati kelulusan, lalu melanjutkan hidup di kota yang sama meski berbeda universitas. Namun, seiring waktu dan kesibukan, cinta mereka mulai diuji. Elric berubah-perlahan namun pasti. Nala mencoba bertahan, meyakinkan diri bahwa semua bisa kembali seperti dulu. Hingga datang sosok baru yang perlahan memberi perhatian yang Nala butuhkan, membuka kembali hatinya yang mulai ragu. Di antara dua perasaan yang tumbuh di waktu berbeda, Nala tersesat dalam keraguan. Ia pernah memilih satu, lalu belajar untuk membuka hati untuk yang lain. Namun pada akhirnya, ia menyadari bahwa bukan siapa yang lebih baik yang ia butuhkan... tapi siapa yang benar-benar sejalan dengan hatinya. Cinta yang dulu membuatnya bahagia, kini malah mengajarkannya luka. Dan pada akhirnya, Nala menyadari: Tak semua yang sefrekuensi di awal akan bertahan selamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • As Long As You Love Me: even if it is destroys me
  • Erlangga
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • RAKA
  • Cawa
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • Naya

Dia Nala keenara, gadis cantik dengan hobi yang sangat unik yaitu, membuat masalah. Ia adalah anak yang nakal, jahil, dan sering sekali bertingkah. Semua orang mengenalnya sebagai gadis yang tak pernah bisa diam, selalu membuat keributan, selalu mengundang tawa dengan tingkah lakunya yang kadang keterlaluan. Namun, di balik sikap nakal dan jahilnya, ada sebuah luka yang dalam. Luka yang bahkan hingga kini belum juga terobati. Luka yang dapat membuat ia bertingkah seperti itu. Apakah mungkin, suatu saat nanti, Nala bisa berubah? Bisa melepaskan diri dari perangkap kebiasaannya yang selalu membuat masalah? Apakah takdirnya akan berubah, ataukah ia akan tetap terperangkap dalam siklus yang ia ciptakan sendiri? Mungkinkah takdir baik akan memihaknya suatu hari nanti? Mungkin, Tidak ada yang tahu bukan? ••• ⚠️Warning • Dilarang keras plagiat cerita. • Jika ada persamaan nama tokoh, tempat dan alur cerita yang sama itu hanya kebetulan semata tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. • Hasil pemikiran dan ketikan sendiri. • Banyak kata-kata kasar/umpatan

More details
WpActionLinkContent Guidelines