Noktah Sepia

Noktah Sepia

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 23, 2025
Puisi itu bukan sekadar untaian klausa elok. Itu adalah peringatan dari Tuhan atas kematianku.
All Rights Reserved
#5
penguntit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengulang Waktu
  • Cinta Berbalut Puisi
  • ALSTARAN [END]
  • Abbiella[On Going]
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • Breathe
  • KHANSA
  • Dear D (TAMAT)
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Ardan [TERBIT]

"Aku suka sama kamu, Mas." Pernyataan rasa sukaku pada Mas Kala saat itu membuatnya menjauhiku. Mungkin, Mas Kala sudah menanggapku sebagai adiknya karena kami adalah tetangga. Kebetulan, karena aku juga sudah dianggap sebagai anak bagi orang tua Mas Kala, jadinya saat aku menyatakan rasaku, ia sangat terkejut. "Sepertinya kamu kurang bergaul dengan teman-temanmu, Fif. Mulai sekarang, biasakan bergaul dengan mereka dan tolong jauhi Mas." Setelah kejadian itu, tidak ada lagi pertemuan yang begitu hangat antara aku dan Mas Kala. Semuanya berubah. Bahkan Mas Kala juga tidak pernah menyapaku saat kami bertemu. - Start: 31 Desember 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines