Evanescent

Evanescent

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 31, 2025
Cinta yang pernah ada, tak selalu untuk dimiliki selamanya. Ini adalah kisah tentang mencintai tanpa harus memiliki, tentang kehilangan yang tak selalu harus dihindari, dan tentang melepaskan yang menjadi bentuk cinta paling tulus. Dalam kabut luka dan bayang-bayang kenangan, Luna belajar bahwa tidak semua yang pergi harus dikejar-kadang, justru harus dilepas agar jiwa tetap utuh. Di antara bisu yang menyesakkan dan hujan yang menenangkan, Luna memeluk rasa sakit itu, bukan untuk meratapinya, tapi untuk menjadikannya kekuatan. Karena kadang, yang tersisa dari cinta bukanlah orangnya, melainkan keteguhan untuk bertahan setelah kepergiannya. Evanescent adalah tentang bagaimana sesuatu yang indah bisa memudar, tapi tidak pernah benar-benar hilang.
All Rights Reserved
#207
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit yang tak lagi Sama
  • If It's You
  • Dalam Rintik yang Sama
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • EVELYN [SUDAH TERBIT]
  • Fragile, Yet Loved (HEEJAKE) END

Ray dan Liana adalah dua remaja yang dipertemukan oleh takdir, berbagi tawa, mimpi, dan kebahagiaan yang seakan tidak akan pernah berakhir. Namun, kebahagiaan mereka diuji ketika Liana didiagnosis dengan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Di tengah kenyataan yang pahit, mereka memilih untuk tetap menjalani hari-hari dengan penuh cinta. Dari tawa di taman hiburan, malam-malam di bawah bintang, hingga momen-momen hening yang berbicara lebih dari kata-kata. Namun, waktu tidak bisa dihentikan. Saat perpisahan tak terelakkan, Liana meminta satu hal kepada Ray-untuk terus hidup dan menemukan kebahagiaan, bahkan tanpanya. Melalui surat terakhirnya, Liana meninggalkan pesan yang tak hanya mengubah hidup Ray, tetapi juga mengajarkannya bahwa cinta sejati tidak berakhir di dalam perpisahan. "Aku tidak benar-benar pergi, Ray. Aku akan selalu ada di setiap senja yang kamu lihat, di setiap bintang yang kamu tatap. Aku akan selalu menjadi bagian dari duniamu." Sebuah kisah menyentuh hati tentang cinta, kehilangan, dan harapan. Bahwa meskipun seseorang pergi, cintanya akan tetap tinggal selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines