A Silent Heartbeat

A Silent Heartbeat

  • WpView
    Reads 54,296
  • WpVote
    Votes 5,301
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 2, 2025
Freya adalah gadis yang tak pernah dianggap. Selalu dibandingkan, selalu diabaikan. Dalam keluarganya sendiri, ia seolah tak punya tempat. Saat sakit menjemput-bukan hanya fisik, tapi juga luka batin yang mendalam-ia meninggal dalam kesepian, tanpa satu pun tangan yang merawat. Tapi takdir memberinya kesempatan kedua. Ia terbangun di masa tiga tahun sebelum kematian-di masa di mana semuanya belum hancur, tapi ia sendiri telah mati rasa. Kali ini, Freya tak lagi mencari cinta, tak lagi berharap. Ia hanya ingin satu hal: damai. Namun, perubahan dalam dirinya justru mengguncang orang-orang di sekitarnya. Keluarganya mulai merasa kehilangan-bukan karena Freya pergi, tapi karena ia tak lagi mengejar mereka. Ini adalah kisah tentang luka yang tidak terlihat, tentang cinta yang datang terlambat, dan tentang seorang gadis yang belajar bahwa hidup bukan untuk menyenangkan siapa pun-selain dirinya sendiri. ____________________________ "Kenapa setiap bab pendek?" Karena aku menulis A Silent Heartbeat (Detak jantung yang sunyi) atau lebih mengarah ke Mati Rasa bukan sekadar sebagai judul, tapi sebagai napas dari keseluruhan cerita. Tokoh dalam cerita ini sudah kehilangan banyak hal rasa, makna, bahkan semangat untuk menjelaskan segalanya. Jadi setiap babku tidak bertele-tele. Tidak meledak-ledak. Tidak penuh deskripsi manis atau emosi yang dibesar-besarkan. Karena dalam kondisi mati rasa, seseorang tidak menangis panjang. Tidak berbicara banyak. Kadang hanya diam. Kadang hanya satu kalimat yang keluar, tapi beratnya seperti seribu kata. Bab-bab yang pendek ini adalah cermin dari dunia dalam cerita. Datar, sepi, namun menyimpan beban yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang pernah merasa kosong. Aku tidak sedang membuatmu larut dalam emosi, tapi ingin kamu menyadari kekosongan yang ada di sela-sela kalimat. Karena mati rasa bukan tentang kehilangan cerita, tapi kehilangan cara untuk menyampaikannya.
All Rights Reserved
#913
freyajkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 27 FEBRUARI
  • The Silence That Shaped Me
  • Z A L E R A
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Kotak Harapan dan Kisahnya || JKT48
  • Maaf' (Revisi)
  • 07.12

* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN

More details
WpActionLinkContent Guidelines