Murder Night

Murder Night

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 22, 2025
Seumur hidup Aku tidak pernah percaya dengan adanya hantu, ku pikir semua itu hanya rekayasa beberapa pihak yang ingin mendapat untung dari tempat usahanya, atau sekedar bahan untuk menakuti anak-anak agar tidak menghampiri tempat berbahaya. -Arlo Aku menjalani hidup dengan rasa sepi sejak kematian kakek yang menjadi awal bencana yang mengubah hidupku. Sejak kecelakaan itu, aku diberkati dengan mata ketiga yang selalu ku anggap bencana. Aku merasa takut bahkan setelah bertahun-tahun lamanya melihat mereka yang telah mati. -Elio Aku tidak percaya bahwa mimpi yang selalu menghantuiku setiap malam memberikan petunjuk dan gambaran dari sebuah kasus besar yang menghantui seluruh kota. -Astra Mereka dengan kelebihan masing-masing dipertemukan pada kasus pembunuhan berantai yang menghantui kota, semua kepercayaan dan harapan hancur satu persatu seiring kasus ini berjalan. Dengan sepasang mata dalam kegelapan yang mengintai mereka,mereka terpaksa bergandengan tangan melintasi lorong gelap mencari cahaya kebenaran.
All Rights Reserved
#101
ongoing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ghost in Love✔️
  • MY HUSBAND CEO[Completed]
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • Anaking
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • Silakan
  • くも の せかい Dunia Kabut
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN)
  • Bisikan Hawa

[M] Lalisa Hwang pandai mencari keuntungan dari kelebihan yang ia miliki. Menjadi seorang indigo tidak sepenuhnya buruk, kok. Contohnya seperti pada malam di mana ia menemukan sesosok hantu nelangsa yang selalu duduk kesepian di sebuah halte bus. Hantu laki-laki itu bernama Ahn Jungkook, tidak tampak menyeramkan seperti hantu kebanyakan. Wajahnya tampan meski sepucat kapas. Tatapannya lurus tak bertenaga, dinaungi kesedihan mendalam. Namun yang berhasil meraup atensi Lisa adalah, hantu tersebut memakai sebuah Rolex seharga setengah milyar di tangan kiri, sepasang sepatu hitam mengkilat, dan juga setelan kemeja mahal. Sudah pasti hantu itu kaya raya semasa hidupnya, haha. Lisa mencuri kesempatan tersebut dengan baik. Berdeham singkat, gadis itu lantas bertutur, "Ayo kita temukan siapa pembunuhmu. Tapi sebagai bayarannya, tunjukkan di mana kau menyimpan uang-uangmu." Design cover by Tia Design Publish : 120123 Finish : 020423

More details
WpActionLinkContent Guidelines