SMA Bersamamu

SMA Bersamamu

  • WpView
    Membaca 71
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mei 6, 2025
SMA Bersamamu Javier Alaskar Mahendra, ketua OSIS SMA Lentera Bangsa, terlihat punya segalanya: popularitas, kepemimpinan, dan sebuah hidup yang terlihat sempurna. Tapi ada satu hal yang dia tak bisa kuasai: perasaan terhadap Aruna Apriliani Raharja, sesama anggota OSIS sekaligus adik kelasnya yang selama ini ada di sisinya, tapi sayang Javier terlalu takut untuk mengakui apa yang dia rasakan. Aruna, dengan senyum tulus dan sifatnya yang menyentuh, tak pernah tahu bahwa ada seseorang yang diam-diam menatapnya lebih dari sekadar teman. Namun, cinta mereka nggak akan segampang yang dibayangkan. Ketika masalah datang dari luar dan dalam, keduanya harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa dipendam begitu lama. Tapi... apa yang akan terjadi saat satu kata yang terpendam akhirnya terungkap? Apakah perasaan mereka akan berakhir seperti yang mereka harapkan, atau justru semuanya akan hancur begitu saja? Di dunia yang penuh drama remaja, pertemanan, dan ketegangan dalam OSIS, siapakah yang akan menjadi yang pertama untuk mengungkapkan segalanya? Dan apakah cinta mereka bisa bertahan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sepotong Kata yang Tak Selesai
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Why Friend?
  • GRIZLEN {On Going}
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Senior Junior
  • GemaShira : Love Experiment

Bagi Arai, menulis adalah sesuatu yang pribadi-sebuah dunia di mana ia bisa menyusun kata-kata tanpa harus menjelaskan dirinya pada siapa pun. Namun, ketika ia bergabung dengan ekstrakurikuler sastra di sekolahnya, ia mendapati bahwa menulis bukan lagi sekadar miliknya sendiri. Di sana, ia bertemu dengan Satria, seorang penulis berbakat yang kata-katanya terasa begitu nyata, tetapi selalu menyimpan sesuatu di baliknya. Dalam lembaran-lembaran kertas dan percakapan yang tak selalu terselesaikan, Arai mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang tak terungkap di antara mereka. Sebuah perasaan yang tumbuh di antara baris-baris yang belum selesai. Namun, tidak semua kata bisa dengan mudah diucapkan, dan tidak semua cerita memiliki akhir yang mudah ditebak. Di antara kalimat yang tertunda dan perasaan yang enggan diakui, apakah mereka mampu menemukan kata-kata yang tepat? Atau justru membiarkan cerita ini tetap menjadi sepotong kalimat yang tak selesai?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan