From Memory to Laughter

From Memory to Laughter

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 9, 2025
"Kadang, yang dulu bikin nangis... jadi alasan kita tertawa sekarang." -Lea Lea Valencia menyukai Alvano sejak lama-teman sekelas yang selalu bisa membuatnya tersenyum, sekaligus menangis diam-diam. Tapi sayangnya, Alvano sudah punya pacar. Zeana, gadis dari sekolah lain yang terlihat sempurna di mata siapa pun. Berusaha melupakan, Lea justru menemukan pelipur laranya dalam paduan suara gereja, bersama seorang cowok bernama Karel. Adik kelasnya, partner latihannya, sekaligus orang pertama yang membuatnya merasa dicintai kembali. Namun, saat hatinya mulai terbuka untuk Karel, perhatian Alvano justru datang lebih dekat dari sebelumnya. Hubungan Alvano dan Zeana mulai goyah, hingga akhirnya Alvano sadar-Zeana hanya menerimanya karena kasihan, bukan cinta. Di antara kenangan yang menyakitkan dan tawa yang menyembuhkan, Lea harus memilih: tetap memeluk masa lalu, atau menyambut masa depan dengan seseorang yang selama ini diam-diam memandangnya dengan cara yang berbeda.
All Rights Reserved
#118
memory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AGGA
  • ALVANO ALASTAR
  • DAVARA
  • DRABIA [END]
  • Kiss the Rain
  • RAJAWALI
  • Rain Drops ( On Going )
  • You Are My Destiny
AGGA

### "Katanya ada junior baru, cantik! Lo udah tau, bro?" Sena menyenggol lengan Vian dengan sikunya berkali-kali. Vian berdecak sebal melihat permainan dalam ponselnya yang hampir berakhir, melirik sahabat kentalnya itu sekilas. "Bacot lo, ah." "NAH, NAH! ITU 'TUH, YAN, ANAKNYA!" Mata Vian menyipit, memperhatikan gadis bertubuh langsing yang berjalan berlawanan arah dengannya. Seketika matanya membulat saat sebuah ingatan masa lalunya melintas di kepalanya. DEG! "Atha?" bisik Vian pelan. *** Gabriell Alvian merupakan cinta pertama sekaligus sakit hati pertama seorang Athaya Godelava. Sejak penolakan terang-terangan Vian tentang gigi berantakan, wajah berjerawat, dan kulit gelap Atha sewaktu SMP, Atha berhenti mencari cinta baru dan mulai muak dengan cermin. Kalau saja dua tahun belakangan ada hal yang bisa dilakukan untuk mengalihkan kesedihannya, Atha tidak akan merombak fisiknya hingga masuk jajaran cecan di kampusnya. Masalahnya, Vian yang ternyata senior Atha tidak terbiasa dengan hal itu. Dan lagi, fokus Atha bukan lagi pada cinta pertamanya, meskipun nama yang sama tetap berdiam di hati yang sama. ### a/n : "ngeselin lo nyet gager aja belom selese" siap. ### bagaimana cara membedakan catatan penulis yang berfaedah dan yang tidak dalam cerita ini? mudah saja. kalau catatan penulisnya ada di awal bab, berarti penting. kalau ada di akhir bab, ya berarti kebalikannya. ###

More details
WpActionLinkContent Guidelines