Three Second whit Nyxie

Three Second whit Nyxie

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 29, 2025
Three Seconds with Nyxie Karena tiga detik bisa bikin kamu tahu terlalu banyak... dan pusing sendiri. Nyxie cuma mau hidup damai: bantu di toko kue keluarga, makan cake tiap hari, dan sesekali drama sama mama yang hobi jodohin dia sama cowok random. Oh, dan papa? Jangan tanya. Beliau yakin cinta pertama Nyxie harus... dirinya sendiri. Tapi semua berubah sejak teh kotak memanggil. Maksudnya-sejak insiden di jembatan misterius itu. Sekarang, setiap kali Nyxie menatap mata seseorang lebih dari tiga detik, boom! Dia bisa lihat rahasia dan emosi orang itu. Bahkan yang nggak diminta. Sedih, marah, cinta terpendam, utang belum dibayar-semua numplek ke dia. Belum cukup? Ada juga cowok berkacamata bening yang bikin Nyxie susah tidur karena... ya, dia nggak bisa lihat matanya. Frustasi? Banget. Dengan kekuatan baru yang nggak ada manualnya, drama keluarga yang nggak ada habisnya, dan teman-teman yang mungkin nggak sebaik kelihatannya, Nyxie harus cari tahu-kenapa ini terjadi, dan siapa yang sebenarnya bisa dia percaya. Dan percaya deh-kadang lebih baik jangan tahu terlalu banyak. Apalagi dalam tiga detik.
All Rights Reserved
#735
misterius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • More than 10 Years
  • The Way You Looked at Me
  • Everything Happens for a Reason
  • Excusme Girls [ END ]
  • WHEN SPRING COMES AGAIN ( END )
  • TOXIC!
  • THE CAST AND THE ZYLIGHTS

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Jangankan esok hari, apa yang terjadi detik berikutnya saja kadang di luar bayangan kita. Seperti hubungan yang kandas setelah tiga tahun berjalan baik-baik saja. Siapa yang menyangka? Tak pernah sedikitpun terlintas akhir hubungan yang seperti ini di benak Amber. Hancur? Sudah pasti. Tapi menangisnya nanti saja! Tumpukan lembar jawaban ulangan harian para murid yang teronggok di atas meja sudah menunggu untuk dikoreksi. Aduh, mana sudah larut. Para murid pasti akan menanyainya besok! Benar-benar manusia hanya bisa berencana, tetapi tetap Tuhan yang menentukan. Di saat Amber sedang sibuk membenahi hatinya, pria itu muncul. Menyapa dengan jenaka. Dan seketika menjungkirbalikkan genre hidup Amber yang penuh drama menjadi komedi. Serius? Aduh, Amber tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi Semesta Jagad Raya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines