Hello,my Dasa

Hello,my Dasa

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 31, 2025
"Berhenti mengikuti ku sang kesatria baja!" tegas Dasa yang merasa terbebani sedari tadi kesatria itu terus mengikuti nya kemana saja "Sudah menjadi tugas saya tuan putri Dasa" "Enyahlah dari pandangan ku" bentak Dasa menatap kesatria itu yang masih saja menatapnya dengan lekat "Maafkan saya tuan putri, saya tidak bisa melakukan hal itu" kesatria ini menundukkan punggung nya tanda hormat meminta maaf "Dasar manusia bodoh" setelah mengatakan kalimat itu, Dasa masuk ke dalam kamar nya, kesatria itu hanya menatap pintu besar yang tertutup dengan bunyi yang sangat keras
All Rights Reserved
#148
istana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Only Meant to be With You
  • LIVE AS THE EMPEROR'S DAUGHTER [SELESAI]
  • marry me (Tamat)
  • KARNALOKA
  • Princess of Rainbow Element [Repost]
  • The  Replacement Lady (End)
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Victoria's [END]
  • amorria

"Ia ditakdirkan untuk menikah dengan kaisar agung dan menjadi permaisuri agung." "Jodohnya adalah seorang kaisar." "Yang Mulia Putri akan membawa kebahagiaan pada sebuah kekaisaran besar sebagai permaisuri agung, satu-satunya wanita yang akan menjadi pasangan kaisar." Dulu, ketika mendengar ramalan itu mungkin hatinya akan berbunga. Ya, dulu... Karena setelah memimpikan penghianatan dan rasa sakit yang diberikan oleh orang yang paling ia percayai, cintai, dan hormati, semuanya hancur. Takdir? Apa itu adalah sebuah ketetapan? Sejak kecil hingga dewasa, ramalan itu tidak berubah. Ia pikir dengan bertunangan dengan calon kaisar masa depan, putra mahkota Novem Dalpes akan membuatnya bahagia. Nyatanya tidak. Bukan putra mahkota, tapi orang lain. Pria kejam yang bahkan tidak pernah ia pikirkan akan masuk ke dalam hidupnya justru telah masuk kedalam hidupnya terlalu jauh. Eirine yang dipersiapkan menjadi seorang penerus harus mundur dari posisinya karena ramalan itu. Ia tidak akan mempermasalahkannya jika saja ramalan itu tidak melibatkan keluarga kekaisaran selatan, keluarganya. Ia tidak akan menyusun rencana jika bukan karena mimpi buruk yang ia lihat. Tapi, apa yang sebenarnya terjadi? Sejauh apapun ia pergi, menghindar, atau lari... Takdir akan selalu membawanya kembali. Kembali pada takdirnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines