Aegis

Aegis

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2026
Setelah kematiannya, Alana diberi pilihan untuk hidup kembali dan membantu sebuah dunia yang akan ia tinggali sebagai Aegis. Alana adalah seorang pembaca maniak genre fantasi dan dalam benaknya ia ingin sekali merasakan sebuah keajaiban, akhirnya mengiyakan. 'Aku hanya akan membantu seadanya dan menjelajahi dunia itu sepuasku' Ya, itu yang dikatakan Alana tapi... Apa ini? Di depannya terdapat sebuah jam pasir dengan bulan sabit dan bintang, anehnya tidak ada pasir di dalamnya. "Setiap kali kau berhasil membantu Kekaisaran ini, pasir akan muncul dan bertambah, bulan dan bintangnya pun akan semakin bersinar. Tapi, ketika kau gagal atau membawa Kekaisaran diambang kehancuran, pasir-pasir itu akan menghilang. Kau harus memenuhi pasir dan membuat bulan dan bintang bersinar, kalau tidak kau akan MATI." APAA??? Bukan hanya ini hal yang tidak masuk akal. Tidak ada hal yang pasti bagaimana pasir itu akan terisi, hal-hal yang menurut Alana tidak membantu Kekaisaran, pasir tiba-tiba terisi, hal-hal yang ia rasa tidak akan malah membuat pasir berkurang, yang membuat banyak hal terasa mustahil. Selain itu... "Gunakan aku, manfaatkan aku, pakai aku sesuai kehendakmu Alana. Aku mohon." suara seorang lelaki berambut hijau gelap membuat Alana menegang. Perempuan ini tau, perkataan Putera Mahkota dimaksudkan untuk menolong Alana yang mana tujuan mereka sama. Kesejahteraan Kekaisaran. Tapi, apa perkataan itu tidak terlalu berlebihan?
All Rights Reserved
#108
kekuatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Ini Kinanti Mas [21+]
  • Heyu : Second Gear
  • Jerico Anderlino
  • Kamu Hanya Milikku
  • Lady Mafia
  • The Cold Ceo's Hidden Heir

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines