Story cover for 1.233 km by diamsebentar0730
1.233 km
  • WpView
    Reads 783
  • WpVote
    Votes 251
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 783
  • WpVote
    Votes 251
  • WpPart
    Parts 29
Ongoing, First published Apr 22, 2025
"1.233 km" adalah jarak. Tapi juga luka, rindu, dan kenangan yang tidak kunjung pulih.

Alina tidak pernah menyangka, pertemuan singkat di dunia maya bisa mengubah hidupnya. Ravian datang seperti cahaya di hari-hari gelap, lalu pergi tanpa pamit. Enam tahun berlalu, Alina belajar melupakan, hingga takdir membawanya kembali ke titik awal satu pesan, satu nama, satu ingatan.

Di saat Ravian telah menjalani hidup baru, dan Alina telah menemukan jalannya sendiri. Apakah cinta yang pernah tumbuh masih punya tempat untuk pulang?

Karena terkadang, bukan waktu yang menyembuhkan, tapi keberanian untuk membuka luka yang lama tertutup.

Apakah jarak bisa dikalahkan? Atau justru cinta yang perlahan menyerah?
All Rights Reserved
Sign up to add 1.233 km to your library and receive updates
or
#196lombok
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
 DISTANCE OF LONGING [ END ] cover
Loveliest Misfortune [Completed] cover
KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU? cover
Triangle 2 cover
Antara Jarak, Waktu, dan Kesempatan Kedua cover
Stranger | Orine  cover
Aku Dan Runi cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu  cover

DISTANCE OF LONGING [ END ]

16 parts Complete

Di antara hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur dan perjalanan hidup yang terus berjalan, dua hati terpisah oleh jarak yang begitu jauh. Aruna, seorang perempuan yang penuh dengan harapan namun terbebani oleh keraguan, meninggalkan kota lamanya demi meraih mimpi. Namun, satu hal yang tak pernah benar-benar bisa ia tinggalkan adalah Kian -seseorang yang diam-diam selalu ada di sudut hatinya. Kian, pria yang kokoh dan tegar di luar, namun menyimpan perasaan yang tak pernah terucap. Dia hidup dalam kesunyian emosional, terjebak antara masa lalunya dan perasaannya yang tak pernah bisa ia lepaskan. Setiap kali mereka saling merindukan, jarak menjadi tembok yang sulit ditembus. Namun, di balik rindu yang tak terucap, mereka menyimpan sesuatu yang lebih dalam-harapan untuk bisa kembali bersama. Melalui percakapan yang terputus, momen-momen yang hilang, dan kenangan yang selalu menghantui, Aruna dan Kian harus menemukan jalan untuk memahami apa yang mereka inginkan-apakah perasaan mereka cukup kuat untuk melawan jarak? Atau haruskah mereka menyerah pada kenyataan bahwa tidak semua cinta bisa dipertahankan? -- UPDATE SETIAP SABTU