My Muse
  • WpView
    LECTURAS 153
  • WpVote
    Votos 36
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadConcluida dom, may 11, 2025
Ini bukan sekadar prosa, tapi pusara sunyi yang kutanam di antara aksara-untuk mengenang Zayn, sebagian jiwaku yang telah diambil langit. Ia pergi membawa separuh napasku, dan sejak saat itu, dunia tak pernah lagi bernyanyi dengan nada yang sama. Kubiarkan dunia membaca ini, agar mereka tahu bahwa Zayn, cinta yang tak sempat menua bersamaku, tak pernah benar-benar pergi. Ia hidup dalam setiap kata yang kutulis, dalam setiap umpan yang kubisikkan pada malam yang sunyi. Suara seraknya masih menggema, memanggil namaku dengan lembut seperti angin menyentuh daun. Menatap mata, yang dulu membuatku yakin saat dunia tak memihak, kini menjadi bayangan yang kurawat di ruang-ruang sunyi. Pelukannya yang hangat dan teduh, masih terasa di antara dinginnya kesendirian. Ia tenang saat dunia runtuh, kekuatanku saat aku ingin menyerah, dan alasan mengapa aku terus menulis. Dalam setiap karya, ia hidup. Dalam setiap aksara, ia abadi. Dan di sanalah, saya selalu bisa menemuinya kembali-meski hanya lewat kata. Everything written is my memories with him, prose that I wrote to remember him, Immanuel Zayn Alrairaz. Beberapa prosa mengalami perbaikan, namun tetap memiliki makna yang sama. All pict from Pinterest. ~ Nona Selenophile 🐯
Todos los derechos reservados
#24
muse
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • REGATHAN [END]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Ruang Ingatan (End)

Dalam buku ini, kita menemukan potret paling sempurna dari kita, seperti melihat kembali album kenangan yang takkan pudar. Walau waktu terus berputar, di antara halaman-halaman ini, kita masih bisa merasakan getaran kebersamaan yang takkan hilang. Dan dalam setiap belahan kata, dalam setiap kalimat, aku masih ingat semuanya - setiap momen, setiap tempat, dan terutama, setiap detik di antara jingga senja yang begitu berarti bagi kita. Aku ingin mengajak pembaca untuk merenung, merasakan, dan meresapi setiap momen yang ada dalam hidup. Dalam ketenangan dan keheningan, novel ini mengajarkan tentang makna cinta, keberanian untuk melepaskan, dan keajaiban peralihan dalam hidup. Aku ingin memberikan pengalaman membaca yang mendalam tentang arti cinta, harapan, dan momen-momen peralihan yang membentuk kehidupan. Semoga novel ini akan menjadi perjalanan yang tak terlupakan di dalam keindahan senja dan keheningan jiwa. Kisah cinta yang tak kesampaian, impian yang tertunda, dan rahasia yang tersembunyi, semuanya tercipta dalam "Ruang Kosong di Antara Jingga"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido