NEUROVOID

NEUROVOID

  • WpView
    Reads 212
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 14, 2025
Riganta Caiden tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah setelah namanya tercatat sebagai kandidat batch 7 program NEBULA, proyek rahasia pemerintah yang menanamkan chip ke otak manusia. Berawal dari takdir yang membawanya bertemu Mahatma Wira, laki-laki arogan, tidak memiliki empati, otoriter, dan segala sifatnya yang membuat Riga jengah. Di tengah hiruk-pikuk kekacauan, semua rahasia perlahan-lahan terkuak. Namun, ada sesuatu di dalam diri Riga membuat Wira tidak bisa sepenuhnya membenci dunia. Bersama Riga, ia seakan memiliki ingatan samar tentang cara menjadi manusia. Riga dengan nuraninya dan Wira dengan ambisinya. Note: Bromance, fantasi, fiksi ilmiah, action. Selebihnya genre sesuai kepercayaan masing-masing.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞���𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • I Am In Novel?!!
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Male lead Antagonist
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Murid Sialan

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines