Apa jadinya jika Arya, yang sedang dalam proses mengobati luka patah hati, bertemu dengan Nala, gadis yang memiliki commitment issue?
Lucunya, Nala bekerja di sebuah event organizer yang juga menangani acara pernikahan. Dia mati-matian mewujudkan wedding dream yang dimiliki klien, di saat dirinya sendiri tidak percaya dengan ikatan pernikahan.
Kehadiran Nala membuat Arya, mau tidak mau, harus percaya dengan karma. Berkali-kali Arya merasakan jatuh-bangun dan tarik-ulur hanya untuk meyakinkan Nala bahwa dirinya layak untuk dipercaya.
Namun satu yang Arya lupa, bahwa selalu ada 'sebab-akibat' dari sebuah peristiwa. Dan ketika dia menarik benang yang mengikat Nala hingga jauh ke belakang, baru lah ia sadar bahwa hidup gadis itu lebih kelam dari yang ia duga.
Di antara jarak, diam, dan jeda yang memisahkan, mereka belajar bahwa cinta tak selalu datang untuk menyelamatkan. Kadang, ia hanya datang untuk menemani proses saling menyembuhkan.
JEDA - The Spaces Between
A tale of healing, trust, and the quiet spaces love leaves behind.
Originally written by Landa Rhee
Dewa menyayangi Nala, gadis polos yang pada awalnya tidak begitu meresponnya, tapi kini telah resmi menjadi kekasihnya. Sayangnya, masalah keluarga yang berat membuatnya bertemu dengan Aira, gadis yang selalu menghindarinya karena berprofesi sebagai pelacur.
Kenyataan itu tidak lantas membuat Dewa mengabaikan Aira. Dewa justru tergerak untuk melindungi Aira dan membawa gadis itu tinggal berdua dengannya di apartemen. Lalu masalah demi masalah dimulai. Satu per satu orang di sekitarnya merasakan akibat dari keputusannya, yaitu kekecewaan.
Nala menyayangi Dewa
Aira menyayangi Dewa
Dan Dewa menyayangi kedua gadis itu.
Tak ada penyelesaian tanpa meninggalkan sakit hati.
"Dulu gue pernah mikir kalau pacaran di masa SMA itu cuma buang-buang waktu. Cuma orang bodoh aja yang ngerelain diri bersakit-sakit hati dengan permasalahan cinta SMA. Tapi sekarang gue kemakan sama omongan gue sendiri. Gue jatuh hati sama lo dan sakit hati juga karena lo, Kak." ---- Nala
"Kita nggak mungkin bisa bersama. Aku sadar siapa diriku sebenarnya, gadis kotor yang tak layak untuk lelaki sebaik kamu." ---- Aira
Juli 2018