JEDA - The Spaces Between

JEDA - The Spaces Between

  • WpView
    LECTURAS 11,247
  • WpVote
    Votos 1,123
  • WpPart
    Partes 52
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 17, 2026
Apa jadinya jika Arya, yang sedang dalam proses mengobati luka patah hati, bertemu dengan Nala, gadis yang memiliki commitment issue? Lucunya, Nala bekerja di sebuah event organizer yang juga menangani acara pernikahan. Dia mati-matian mewujudkan wedding dream yang dimiliki klien, di saat dirinya sendiri tidak percaya dengan ikatan pernikahan. Kehadiran Nala membuat Arya, mau tidak mau, harus percaya dengan karma. Berkali-kali Arya merasakan jatuh-bangun dan tarik-ulur hanya untuk meyakinkan Nala bahwa dirinya layak untuk dipercaya. Namun satu yang Arya lupa, bahwa selalu ada 'sebab-akibat' dari sebuah peristiwa. Dan ketika dia menarik benang yang mengikat Nala hingga jauh ke belakang, baru lah ia sadar bahwa hidup gadis itu lebih kelam dari yang ia duga. Di antara jarak, diam, dan jeda yang memisahkan, mereka belajar bahwa cinta tak selalu datang untuk menyelamatkan. Kadang, ia hanya datang untuk menemani proses saling menyembuhkan. JEDA - The Spaces Between A tale of healing, trust, and the quiet spaces love leaves behind. Originally written by Landa Rhee
Todos los derechos reservados
#218
fiksi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ARENA
  • Rumah Untuk Nala
  • Sweet lollipops of love [End] pindah Ke Noveltoon
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Thankyou, Dewa (Tamat)
  • Rynathan [✔]
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Antara Dua Dunia
ARENA

Arya memperhatikan gadis itu, "suka, dia manis." "permen juga manis," sahut Rena kembali. "tapi dia lembut," jawab Arya tetap kekeh. "gulali lembut tuh." "gk, gulali sifatnya lumer kalau kena air." ~♥~ "kenapa kita gk bisa bareng?" tanya Arya mulai frustasi, menatap lawan bicaranya dengan serius. Rena mencoba untuk menahan hasrat ingin memeluk laki-laki di hadapannya, air mata mulai menggenang mengaburkan pandangan, rasanya sakit sekali. "karena kita beda." Satu kalimat, tiga kata yang mampu membuat seorang Aryana terdiam. Cekalannya perlahan-lahan melonggar sampai akhirnya benar-benar terlepas, kedua tangannya menggantung di sisi tubuh. "sampe sini aja yah, gue kesakitan," ujar Rena dengan air mata yang akhirnya jatuh juga. ~♥~ Baca gk? Baca gk? Baca gk? BACA LAH MASA ENGGA. kuy lah mampir, gk bakal nyesel di jamin, kalau nyesel uang nya kembali:) g canda. Cover by: Riyoss_

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido