ATMA: Menuju Sembuh

ATMA: Menuju Sembuh

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 29, 2025
Mengombinasikan konflik batin, kisah romantika, hingga hubungan kompleks dengan sahabat dan keluarga, ceritera ini ditulis dalam upaya merangkul anak perempuan yang belum sempat mengecap peran Ayah yang biasanya berdampak pada beberapa aspek lain dalam kehidupan. Bisa jadi menimbulkan attachment issue mendalam pada pasangan, trust issue yang membuat pening dan menguras energi sendiri, dan upaya apapun yang diharapkan dapat mengisi kekosongan peran Ayah dalam diri sendiri. Berkaca pada pengalaman sejumlah kawan dekat, semoga ceritera ini dapat dijadikan pembelajaran, perenungan, sekaligus guling yang dapat membuatmu tenang. Itu semua bukan salahmu. ©atmaanila, 2025
All Rights Reserved
#26
lukabatin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • Love In Pesantren 2
  • LANGIT BIRU
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Namamu dalam sujudku
  • ABOUT YOU! [Harqeel]
  • Bertumpu
  • SECRET R🌹SE
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Could you be a home for me? [TAMAT]

Citra selalu percaya bahwa keluarga adalah tempat ternyaman untuk pulang. Namun, bagi dirinya, rumah justru menjadi tempat yang paling menyesakkan. Di depan orang lain, Ayahnya tampak seperti sosok yang penyayang dan bertanggung jawab. Tapi di balik pintu rumah, hanya kemarahan dan tuntutan yang ia terima. Setiap kata yang keluar dari mulut Ayah lebih sering berupa bentakan daripada nasihat. Setiap harinya, ia harus belajar menahan air mata, berharap suatu hari Ayah akan melihatnya sebagai seorang anak, bukan sekadar seseorang yang harus selalu ia kontrol. Namun, harapan itu perlahan pudar. Saat semua luka semakin dalam dan kata-kata tak lagi didengar, Citra menyadari satu hal: ia telah kehilangan sosok Ayah, bahkan sebelum ia bisa benar-benar mengenalnya. Kisah ini adalah tentang perjalanan seorang anak perempuan yang berusaha bangkit dari bayangan masa lalu. Tentang keberanian untuk melepaskan, meski yang dilepaskan adalah seseorang yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya. Bisakah seseorang tetap bertahan, meski tanpa sosok ayah disini

More details
WpActionLinkContent Guidelines