RAYRA
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 10, 2025
Seorang gadis cantik yang awalnya tinggal di kota tapi memilih untuk tinggal di desa menemani kakek dan neneknya, dan sekarang dia berumur 17th, ia kembali lagi ke kota tempat asalnya. Panggil saja Ayra, lebih tepatnya Ayra Khansa Adiba. "Kita lihat siapa yang akan menang, Lo atau gue". "Gue gak akan buka hijab gue seberapapun uang yang Lo keluar kan". "What nikah!!?". Saat Ayra sampai di rumahnya ia di kagetkan dengan perjodohan, dengan seorang laki-laki yang dingin, cuek, tapi ganteng. Ia bernama Muhammad Arayyan Al-Azka, biasa di panggil Rayyan Penasaran sama ceritanya yuk mampirrr Jangan lupa kasih vote ya😁
All Rights Reserved
#18
gusdanning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • REGAN's Crazy Wife
  • Drama di Pintu Kosan
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!
  • Change The Plot (Niel)
  • Mission
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • BACKSTREET
  • Chana's Transmigrasi

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines