Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang.
Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah.
Arga ingat. Aira tidak.
Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana.
Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan.
Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat.
Lalu pergi.
Dan tak pernah kembali.
Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.
Cerita ini author angkat dari POV yang author buat di Tik tok dan cukup ramai karna di sana banyak terbatasi jadi author buat lebih panjang dan seru di siniii semoga suka!!
Semuanya bermula dari sepatu terbang yang nyasar ke wajah cowok paling populer di sekolah Rakha Sadewa. Bukannya marah, si pangeran es itu malah jadi sering muncul di hadapan Amara, gadis biasa yang suka sok cuek, tukang ngomel ,galak ,gemesin tapi hatinya selembut marshmallow .
Dari pertengkaran kecil, godaan receh, sampai adegan ngambek-ngambekan konyol... siapa sangka hubungan mereka mulai berubah saat Rakha mendadak jadi pangeran manja yang nempel terus ke Amara?
Tapi kisah mereka gak cuma soal candaan dan tatapan diam-diam. Sama-sama berasal dari keluarga "agak laen", Amara dan Rakha diam-diam punya luka yang serupa... dan mungkin, saling menjadi rumah satu sama lain.
Mereka juga punya teman yang agak sengklek dan ada satu cewe di Genk sengklek yang di kelak sebagai si chaos pemilik tangan ajaib yg membuat sepatu itu terbang ke wajah pangeran es.
Cowok dingin, cewek kuat tapi ngambekan, sepatu nyasar, dan cinta yang datang tanpa permisi.
Siap jatuh cinta sama cerita yang bikin ngakak, baper, sekaligus senyum-senyum gak jelas?
𝙇𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙖𝙟𝙖 𝙮𝙖, 𝙞𝙣𝙞 𝙩𝙖𝙙𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙤𝙫 𝙮𝙜 𝙡𝙪𝙢𝙖𝙮𝙖𝙣 𝙧𝙖𝙢𝙚 𝙙𝙞 𝙩𝙤𝙠 𝙩𝙤𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙪𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙪𝙡𝙞𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙙𝙞 𝙨𝙞𝙣𝙞, 𝙨𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙨𝙪𝙠𝙖 yaa😊🙏