Padang Rumput [Cerpen]

Padang Rumput [Cerpen]

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, May 1, 2025
Padangmu hanya dipenuhi rerumputan liar, sementara padang orang lain dipenuhi bunga yang harum dan indah. Kamu merasa gagal. Merasa tak berguna. Hingga akhirnya, seseorang datang membawa makna baru tentang apa yang kamu punya---yang selama ini kamu anggap tidak berharga. [ Cerita Pendek ] © lemonlaae, 2025.
All Rights Reserved
#167
inspiratif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raina Maramitha
  • Become an Antagonist Fiance (SELESAI)
  • Visual Penggerak Pena [Kumcer]
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • New World [TRANSMIGRATION]
  • Husband In Second Life ✓
  • Rintik Hujan
  • GRIZLEN {On Going}
  • Dere Couple

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_

More details
WpActionLinkContent Guidelines