Forlorn Bloom

Forlorn Bloom

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 22, 2025
Genres: Drama, Coming-of-age, Psychological - Elior tumbuh dalam sepi - bukan yang menenangkan, tapi yang dingin, menggema di antara dinding ruangan yang tak pernah benar-benar menjadi tempat ia tinggal. He never believed love was meant for people like him, the broken, the quiet, the ones who learned to survive by feeling nothing. Sampai Elodie datang. Gadis dengan tawa yang hangat seperti matahari pagi, dan tatapan yang seolah tahu cara menembus tembok yang Elior bangun selama ini. She didn't try to fix him. She just stayed and somehow, that was enough to make him fall. Mereka saling mencintai, tapi tak pernah tahu bagaimana cara mengatakannya. She was light. He was shadows. Dan di antara diam-diam itu, ada cinta yang tumbuh, pelan, dalam, dan abadi. This is a story of a boy who gave everything for the girl who unknowingly saved him. They saved eachother. With her smile also with his sacrifice. Tentang cinta yang tak diucapkan, tapi terasa di setiap pengorbanan kecil yang tak pernah diminta. Tentang cinta mereka yang setara. "He steps on a street of cold, hard stone, hoping a garden of flowers lies just beyond." _ By Avvena Lyseir Bahasa Campuran Alur Lambat
All Rights Reserved
#486
17
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • 0°Celcius [End]
  • GREENSTA [END]
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • GADIS LANGIT
  • Persona
  • Sad Girl
  • almost hate
  • Pangeran Kelas
  • AILY DAILY
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines