Story cover for NIKAH MUDA by Alfullsun26
NIKAH MUDA
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Apr 24, 2025
Kata "nikah muda" tidak pernah sekalipun terlintas dalam pikiran Karina.
Apa yang terjadi ini bukan sekadar menikah muda - ini benar-benar menikah terlalu muda.
Lebih parahnya lagi, pria yang kini menjadi suaminya ternyata sudah memiliki kekasih.
Sungguh, semua ini jauh dari bayangan yang pernah Karina pikirkan tentang masa depannya.

"Kita pisah kamar. Gue gak mau satu ranjang, apalagi nyentuh lo."
- Nathanel Kael Revanios

Itulah ucapan dingin yang keluar dari mulut Nathanel, pria yang kini sah menjadi suami Karina Anathasia.
Tapi benarkah itu hanya ucapan sesaat karena emosi?
Atau... justru menjadi janji yang akan terus Nathanel pertahankan selamanya?
All Rights Reserved
Sign up to add NIKAH MUDA to your library and receive updates
or
#919nikahmuda
Content Guidelines
You may also like
Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)  by AnisWiji
9 parts Complete
"Nggak ada perempuan yang baik yang mau sama pasangan orang!" Teriak Keira menatap sengit ke arah Bagas. "Kei!" Teriak Bagas membalas teriakan Keira. Disini Bagas yang salah, bukan perempuan kecil yang tengah ia gandeng bahkan perempuan kecil itu sekarang ketakutan bersembunyi di belakang tubuh Bagas. "Apa karena pernikahan kita berawal dari perjodohan kamu bisa seenak jidatnya membawa dia pulang?" Tangan Bagas yang bebesa memijat keningnya, ia tahu jika masa lalunya akan terkuak juga. Bagas disini bukan tidak menghargai Keira tapi ia tidak tahu hal apa yang harus ia lakukan. "Pelankan suara kamu Kei. Dia tidak bersalah." Pinta Bagas dengan nada sedikit mengiba. "Lantas kenapa dia ada disini? Kemana jal*ng kamu itu?" Keira sadar saat ia menikahi Bagas, Bagas memang masih memiliki kekasih. Tapi tidak harus membawa ekornya ke dalam pernikahan yang baru menginjak usia empat tahun ini, bukan? "Keira, stop bicara kasar. Lebih baik kamu masuk kamar. Aku mau mengantar Lala ke kamarnya." Putus Bagas dengan melangkah masuk ke dalam kamar yang dulunya ditempati tamu. "Kamu memang kelewatan Mas. Aku sadar jika aku belum bisa memberikan kamu anak, tapi jangan pakai cara seperti ini." Selesai mengatakan itu Keira bergegas ke kamar utama, ia membanting pintu sekerasnya. Langkahnya menyapu ruangan yang banyak memberi kenangan manis dengan Bagas, kedua tangannya mengambil koper dan menyiapkan beberapa barang yang akan ia bawa pulang. Harga dirinya sangat tinggi, jadi saat Bagas membawa anak itu kesini maka dirinyalah yang harus pergi. "Apa-apaan kamu, Kei." Bagas yang selesai menidurkan Lala sontak terperanjat dengan keadaan kamar tidurnya yang sudah seperti kapal pecah. Jangan tanyakan apa yang dilakukan Keira. Melangkah keluar, ia mengusap sisa air matanya. "Aku mau pergi dari sini, dan kamar ini seperti ini sama seperti hatiku."
Sweet RomanShit by PoetryAlexandria
54 parts Ongoing Mature
(Romantic - Comedy) Karena perjodohan yang dilakukan oleh sang ayah, Briana Aulia Wiratmaja jadi membenci Athala Kavi Gautama yang menjadi suaminya selama hampir dua tahun terakhir. Bri, begitulah perempuan itu biasa dipanggil, merasa hidupnya begitu nelangsa karena harus berpisah dengan sang kekasih tercinta akibat pernikahan mereka. Berkali-kali Bri meminta Athala untuk menceraikannya, tetapi berkali-kali pula Athala menolak dengan alasan janji kepada sang ayah dan mereka belum memiliki keturunan. Maka dengan segala kekesalan dan kebencian yang meluap, Bri akhirnya bertekad membuat onar, sengaja melakukan hal-hal yang Athala benci. Berharap laki-laki itu muak dan kemudian menceraikannya. Namun, Bri sadar bahwa ekspektasinya ternyata sia-sia. Athala masih tetap keukeuh pada prinsipnya tidak akan bercerai sebelum mereka punya anak. "Kalau kamu mau cerai, kamu harus berikan saya seorang keturunan dulu, baru saya kabulkan permintaan kamu." "Kamu udah gila? Mana mungkin aku mau punya anak dari kamu! Aku benci kamu dan kamu juga nggak cinta sama aku!" "Kalau begitu jangan mimpi kamu mau bercerai." "Kenapa kamu masih aja mau bertahan di pernikahan nggak sehat ini? Kamu beneran udah sakit jiwa!" "Karena ini satu-satunya cara saya untuk balas dendam sama kamu, istriku." -------------------------------------------- Warning!!! 🔞 Story with mature content, harsh words, skinship, high level of romance and adult, problematic character, mental illness, family issues (21+) copyright @poetryalexandria First publish May 2024
The Man by theonlymuse
87 parts Complete
WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)
Quarter Life CriShit [TAMAT] by hiitslattesundaze
45 parts Complete
Ada Kale Arsana Malik, si almost expired tampan kembaran Dylan Sprouse versi brewokan. Ditanya perihal kapan menikah sebenarnya bukan masalah besar untuk Kale. Tapi kalau yang bertanya itu ibunya, maka itulah sumber masalah besarnya. Karena apa? Karena saat itu ibunya sudah pasti punya calon menantu potensialnya sendiri. (Kale : "Saya menentang segala bentuk intervensi terkait kehidupan percintaan saya, terutama ide jodoh menjodohkan yang sangat tidak masuk akal.") Author: "Tapi kalau sama Ayna?" (Kale: "Bisa kita musyawarahkan secara kekeluargaan.") Kemudian ada Anjayna Nayanika Janari, anak bungsu CEO Pasific Tower yang sedang mengalami fase quarter life crisis. Selain punya masalah dengan lima huruf di nama depannya ia juga punya hubungan yang rumit dengan Gajah. Dan meskipun ia merasa tidak secantik Barbara Palvin, agaknya Ayna bisa sedikit berbangga hati karena selalu saja ada 'Menantu Hunter' (a.k.a ibu-ibu yang udah ngebet punya cucu) yang mau menjodohkannya dengan anak-anak lajang mereka. Author: "Yakin nggak masalah dijodohkan?" (Ayna: "Hmmm..50:50") Author: "Kalau sama Kale?" (Ayna: "1:99") Author: "Lah kenapa? Kembaran Dylan Sprouse loh ini." (Ayna: "It's a big NO! Pacarnya rese.") Tapi siapa yang tau apa yang akan terjadi dengan kemungkinan 1% diantara mereka? Semua bisa saja terjadi, Kale dengan Ayna (atau Author dengan Dylan Sprouse contohnya). Pada dasarnya mereka dipertemukan dengan konflik yang sama, konflik yang terjadi ketika usia memasuki masa krisis dengan pertanyaan seputar, "kapan nikah?" Dan sejenisnya. Kemudian takdir membawa mereka untuk saling menulis kisah pada semesta yang sama. Is this a quarter life crisis or a quarter life criShit? Rank: 🥇 #1 Metropop (2 Juli 2021) 🏅 #4 Newadult (4 Agustus 2021) 🥇 #1 quarterlifecrisis (11 Agustus 2021) 🥇 #1 cinta (24 September) 🥈 #2 fiksi umum (24 September) 🥇 #1 klasik (24 September) 🥈#2 chicklit (24 Desember)
You may also like
Slide 1 of 10
Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)  cover
Sweet RomanShit cover
Perjodohan Tak Terduga cover
Dosen Killer | END✔ cover
Crazy Marriage cover
Tides of Desire [✓] cover
The Man cover
Quarter Life CriShit [TAMAT] cover
Turning Up cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover

Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)

9 parts Complete

"Nggak ada perempuan yang baik yang mau sama pasangan orang!" Teriak Keira menatap sengit ke arah Bagas. "Kei!" Teriak Bagas membalas teriakan Keira. Disini Bagas yang salah, bukan perempuan kecil yang tengah ia gandeng bahkan perempuan kecil itu sekarang ketakutan bersembunyi di belakang tubuh Bagas. "Apa karena pernikahan kita berawal dari perjodohan kamu bisa seenak jidatnya membawa dia pulang?" Tangan Bagas yang bebesa memijat keningnya, ia tahu jika masa lalunya akan terkuak juga. Bagas disini bukan tidak menghargai Keira tapi ia tidak tahu hal apa yang harus ia lakukan. "Pelankan suara kamu Kei. Dia tidak bersalah." Pinta Bagas dengan nada sedikit mengiba. "Lantas kenapa dia ada disini? Kemana jal*ng kamu itu?" Keira sadar saat ia menikahi Bagas, Bagas memang masih memiliki kekasih. Tapi tidak harus membawa ekornya ke dalam pernikahan yang baru menginjak usia empat tahun ini, bukan? "Keira, stop bicara kasar. Lebih baik kamu masuk kamar. Aku mau mengantar Lala ke kamarnya." Putus Bagas dengan melangkah masuk ke dalam kamar yang dulunya ditempati tamu. "Kamu memang kelewatan Mas. Aku sadar jika aku belum bisa memberikan kamu anak, tapi jangan pakai cara seperti ini." Selesai mengatakan itu Keira bergegas ke kamar utama, ia membanting pintu sekerasnya. Langkahnya menyapu ruangan yang banyak memberi kenangan manis dengan Bagas, kedua tangannya mengambil koper dan menyiapkan beberapa barang yang akan ia bawa pulang. Harga dirinya sangat tinggi, jadi saat Bagas membawa anak itu kesini maka dirinyalah yang harus pergi. "Apa-apaan kamu, Kei." Bagas yang selesai menidurkan Lala sontak terperanjat dengan keadaan kamar tidurnya yang sudah seperti kapal pecah. Jangan tanyakan apa yang dilakukan Keira. Melangkah keluar, ia mengusap sisa air matanya. "Aku mau pergi dari sini, dan kamar ini seperti ini sama seperti hatiku."