NARAYA (TELAH TERBIT)

NARAYA (TELAH TERBIT)

  • WpView
    Reads 818
  • WpVote
    Votes 512
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 28, 2025
Ketidakwarasan dalam hidup membuat Raya menjadi gadis yang arogan, keras kepala dan emosional. Dia disebut monster dan pembunuh berdarah dingin karena kejadian yang menewaskan sahabat sendiri dua tahun lalu, semua orang menjauhinya, menghakimi tanpa mereka tahu kejadiannya. Ditambah dengan perlakuan sang ayah, Naraya Aurelia, yang kehadirannya memang tidak pernah diinginkan, dia ada karena sebuah kesalahan. Raya tertatih-tatih merangkak dalam hidupnya, sehingga Vignia datang mengulurkan tangan padanya tanpa laki-laki itu sadari dia ikut terseret dalam rumitnya masalah hidup Raya. Akankah Vignia mampu membantu Raya menemukan jalan keluar di setiap masalah yang menerjangnya? ....... star: 2 April 2025 end:_
All Rights Reserved
#3
eventssp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rain in London
  • Carving happiness for Rayyanza
  • I'm the Antagonist's
  • Raya [On Going]
  • Home
  • Sampai Nanti
  • GARAYA : Pair Of Lose Colors ( SEGERA TERBIT)

Blurb: Rain, begitu ia disapa. Ditemukan di pinggir gang kumuh saat hujan deras oleh seorang preman, membuatnya dinamai dengan satu kata itu. Rainey-nama sedikit panjangnya. Dunia hitam bukan hal asing baginya. Ia dibesarkan dengan keras. Bagaimana tidak, masih hidup saja sepertinya sudah cukup beruntung. Mencopet; jalur hipnotis, kecepatan tangan, atau memanipulasi mangsa, adalah kelebihan yang dimilikinya untuk bertahan hidup. Ia terkenal di kalangannya, dan nyaris tidak pernah gagal saat melakukan aksinya. Kecuali ... malam itu. Mangsa besar sudah ada di depan mata, Rainey tahu momen ini mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup. Seorang London Xander, seluruh negeri ini tahu sekaya apa keluarga mereka. Namun, dia terlalu pintar untuk dikelabuhi, terlalu dingin untuk dimanipulasi, dan ketika senjata terakhir digunakan dengan jalur hipnotis, malah tidak mempan sama sekali. Dari ratusan orang yang pernah jadi korbannya, dia laki-laki pertama yang membuatnya gagal total. Ilmu hipnotis yang dipelajarinya bertahun-tahun, tidak mampu melenyapkan sedikit saja kesadarannya. Sial! 30/01/2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines