serendipity (Revisi)

serendipity (Revisi)

  • WpView
    Reads 1,877
  • WpVote
    Votes 822
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 5, 2025
Berawal iseng-iseng menyukai seorang siswa, Anindita malah kejebak dalam cintanya, Arif namanya. Bertahun-tahun Anindita pendam perasaan ini hingga hari kelulusan tiba, Anindita belum sempat menyampaikannya. Bukan belum sempat, tapi malu dan takut. Arif, akhir-akhir ini selalu memikirkan gadis yang kelihatannya biasa aja, dan tidak ada istimewanya. Tapi seiring berjalannya waktu Arif melihat perubahan pada seorang gadis itu yaitu Anindita. Apakah Anindita bisa mengatakan perasaannya atau Arif yang mengungkapkan perasaannya? Lalu, hal apa yang membuat mereka timbul cinta dan apakah mereka bisa menerima semuanya? Dan apakah ada keberuntungan diantara mereka berdua setelah 2 tahun tidak ? Serendipity, yang berarti keberuntungan tak sengaja seperti di cerita ini, apakah Anindita bisa bertemu lagi dengan Arif tanpa sengaja? • sekedar mengingatkan cerita ini kebanyakan flashback, jadi kalian harus membacanya pelan-pelan agar tidak salah. Stay up guys Semoga terhibur... Start : 22 mei 25 Finished : 8 juli 25
All Rights Reserved
#25
pensivol20
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 74/366
  • Wound's Strengthen Oneself (Not Continued)
  • COMEBACK FROM PAST  ( Terbit )
  • ευτυχία
  • DEAR BROTHER || [ Revisi ]
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • My Duchess / End
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Sergio
74/366

Arifah, yang dikenal dengan sikapnya yang ceria, mulai merasakan debar aneh setiap kali tatapannya bertemu dengan seorang adik kelas yang misterius. Pertemuan singkat di lorong sekolah, senyum samar, dan pesan singkat menjadi momen kecil yang menghangatkan harinya. Awalnya, itu sudah cukup baginya. Namun, perasaan itu perlahan tumbuh menjadi harapan akan kedekatan yang lebih nyata. Tanpa ia sadari, sang adik kelas masih terikat bayang-bayang masa lalu yang menciptakan jarak di antara mereka. Kini, Arifah dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam hubungan tanpa kepastian, atau mundur sebelum perasaannya semakin dalam dan berujung luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines