Mas Mahesa (Mark-Yeri)

Mas Mahesa (Mark-Yeri)

  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 4, 2025
Semua berawal dari celetukan Mika, sahabat Yuki, "Eh, menurut lo... Mas gue gay nggak Yuk?" Yuki, yang lagi rebahan di samping Mika loading mencerna ucapan sahabatnya itu. Celetukan lainnya malah semakin bikin Yuki melongo, sumpah, siapa juga yang kepikiran buat "ngetes" orientasi sexsual masnya temen sendiri? Celetukan Mika yang aneh itu justru bikin Yuki jadi sering kepikiran Mas Mahesa. Tiba-tiba aja, Yuki mulai perhatiin cara jalan Mas Mahesa, ekspresi mukanya waktu nggak sengaja papasan, bahkan suara dia pas omong. Apalagi setelah kejadian malam di dapur, waktu itu Mas Mahesa cuma tanya, "Haus?" yang salahnya justru bikin Yuki deg-degan nggak jelas. Dari situ, Yuki mulai bingung, perasaannya jadi nggak jelas. Cuma gara-gara "celetukan" konyol dari Mika, apa Yuki jadi tertarik sama Mas Mahesa? Atau dia cuma penasaran aja?
All Rights Reserved
#147
adultromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Letters [END]
  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • FAT(E) LOVE
  • De la luna
  • Disguise... [END]
  • Si Perjaka & Si Playboy (TAMAT)
  • Strange
  • About Love
  • Sweet Home
  • MADOS [TERBIT]

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines