After the Ache

After the Ache

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 2, 2025
Felicia selalu berpikir bahwa membenci seseorang adalah hal yang mudah. Cukup tutup mata, dan abaikan. Namun, ia salah. Ada seseorang yang, bahkan saat dibenci dengan segenap hati, tetap saja bersinar terlalu terang. Seseorang yang, bahkan saat ditolak, tetap saja menoleh dengan senyuman hangat. Felicia mengira, dengan menyingkirkannya dari pandangan, akan membuatnya merasa lega. Felicia mengira, dengan menghancurkannya, ia akan merasa menang. Namun pada akhirnya, ketika ia berdiri sendirian di bawah langit kelabu itu, Felicia tersadar. Ada hal-hal yang, sekali hilang, tidak akan pernah bisa kembali. Jika saja ia bisa mengulang segalanya. Jika saja ia bisa meraih tangannya sekali lagi. Felicia berjanji, kali ini, ia akan memperlakukannya dengan lebih berharga.
All Rights Reserved
#744
persaudaraan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • SWARYA (Sunyi yang Menghangatkan)
  • Feeling Blue
  • KITA YANG HAMPIR SELAMANYA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • IT'S ME NOT HER!
  • FELYCIA AGHATASIVA
  • Lelaki yang Menyimpan Senja di Matanya
  • CAMELIA [END]

Lauren dan Sam bukan kisah yang keras-keras jatuh cinta-mereka tumbuh pelan, dari tatapan singkat, senyum kecil, hingga diam yang saling mengerti. Di balik bangku sekolah yang sederhana, mereka menulis cerita. Tentang tawa yang tak dibuat-buat. Tentang genggaman yang nggak selalu erat, tapi hangat. Dan tentang janji-janji kecil yang mungkin... cuma untuk dikenang. Tapi waktu nggak pernah berhenti berjalan, dan orang-orang nggak selalu tinggal. Kini, mereka duduk di ujung dunia yang berbeda-masih saling ada, tapi tak lagi saling punya. Lalu, jika satu surat bisa membuka kembali pintu yang tertutup rapi, masih pantaskah kisah mereka kembali dibaca? ------------

More details
WpActionLinkContent Guidelines