After the Ache

After the Ache

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Felicia selalu berpikir bahwa membenci seseorang adalah hal yang mudah. Cukup tutup mata, dan abaikan. Namun, ia salah. Ada seseorang yang, bahkan saat dibenci dengan segenap hati, tetap saja bersinar terlalu terang. Seseorang yang, bahkan saat ditolak, tetap saja menoleh dengan senyuman hangat. Felicia mengira, dengan menyingkirkannya dari pandangan, akan membuatnya merasa lega. Felicia mengira, dengan menghancurkannya, ia akan merasa menang. Namun pada akhirnya, ketika ia berdiri sendirian di bawah langit kelabu itu, Felicia tersadar. Ada hal-hal yang, sekali hilang, tidak akan pernah bisa kembali. Jika saja ia bisa mengulang segalanya. Jika saja ia bisa meraih tangannya sekali lagi. Felicia berjanji, kali ini, ia akan memperlakukannya dengan lebih berharga.
All Rights Reserved
#251
stepbrother
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA YANG HAMPIR SELAMANYA
  • Shadows of the Main Story
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • dimana janji tersebut
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • FELYCIA AGHATASIVA
  • Feeling Blue
  • LEITHLEACH

Keira Anindita tidak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di sebuah kafe akan mengubah hidupnya. Arka Wijaya datang dengan senyum ramah, kata-kata manis, dan janji-janji yang membuat Abel percaya bahwa kali ini, ia menemukan seseorang yang berbeda. Selama sepuluh bulan, mereka menjalani kisah cinta yang hampir sempurna-penuh tawa, kebersamaan, dan impian yang dibangun bersama. Namun, cinta yang terlihat indah di permukaan perlahan mulai retak. Perubahan kecil muncul, pesan yang tak lagi sehangat dulu, tatapan yang terasa asing, dan kehadiran seseorang yang lain di dalam cerita mereka. Keira mencoba bertahan, meyakinkan dirinya bahwa semuanya akan kembali seperti semula. Hingga akhirnya, sebuah pesan singkat menghancurkan segalanya. Di antara luka dan kehilangan, Keira menemukan dirinya yang baru. Bukan sebagai seseorang yang patah, tapi sebagai seseorang yang bangkit lebih kuat. Dengan kamera di tangannya, ia menciptakan cerita-bukan lagi tentang Arka, tetapi tentang dirinya sendiri. Sebuah kisah tentang cinta pertama yang manis namun menyakitkan, tentang kehilangan yang mengajarkan arti menemukan kembali diri sendiri. Sebuah perjalanan dari jatuh, bertahan, hingga akhirnya bangkit dengan cara yang paling indah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines