Lara Tanpa Suara

Lara Tanpa Suara

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 2, 2025
Fahra dulunya adalah gadis yang bersinar terang-cerdas, percaya diri, dan memiliki suara yang begitu merdu hingga setiap kata yang keluar darinya terasa seperti puisi. Hidupnya seolah sudah ditakdirkan untuk berhasil. Masa depannya terpampang jelas, penuh warna dan harapan. Namun segalanya berubah dalam satu malam. Sebuah kecelakaan merenggut bukan hanya suaranya, tapi juga sebagian dari jiwanya. Kepercayaan, harapan, bahkan orang yang paling ia cintai-semuanya tercerai-berai di jalan yang sama yang membuatnya kini hanya bisa berbicara lewat tulisan dan air mata. Sejak hari itu, dunia terasa bisu. Bukan karena ia tak bisa bicara, tapi karena tak banyak yang benar-benar ingin mendengarnya lagi. Fahra pun memulai perjalanan panjang-bukan untuk kembali seperti dulu, tapi untuk menemukan siapa dirinya yang sebenarnya. Dalam sunyi, dalam luka, dan dalam keperihan yang diam-diam ia peluk erat. Dan inilah kisahnya. Tentang kehilangan. Tentang dikhianati oleh cinta. Tentang kekuatan seorang perempuan yang terus memilih bangkit, meski dunia tak memberinya suara.
All Rights Reserved
#25
bisu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • LENSA HATI : Still, I Frame You
  • Yang Pernah Patah
  • Promise
  • Cinta Neng Zulfa

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines