Kemala Story's

Kemala Story's

  • WpView
    Reads 584
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 28, 2025
"kamu hanya perlu keturunan Teddy!" Teddy menatap muak pada sosok wanita paruh baya di hadapannya. "Kau tak perlu ikut campur! Ini rumah tanggaku." Sedangkan, di belakang pilar besar itu Kemala terdiam kaku. Dia mendengar semuanya dengan sangat jelas. Tangannya bergetar, perlahan dia meninggalkan tempat itu. ***** Cerita ini, tidak ada kaitannya dengan siapapun. Cerita murni dari karanganku sendiri!.
All Rights Reserved
#55
kemala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desir Arah
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Di Balik Wajah yang Tak Menawan (End)
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • SHADOW
  • Who Is She?
  • Benalu [Terbit]
  • Always Loving You
  • MOYRI BERLIZHA
  • Kakak? [END]

Jauh sebelum lintang bintang memudar Dia pernah berpikir ke arah mana kaki melangkah Dengan rasa lelah memuncah Tertatih-tatih kehilangan arah Lalu suatu ketika dipenutup oranye cerah Tangannya mengepal menemukan rumah Yang tak pernah menjadi pernah Dan dia merengkuh kesah Pelangi pernah bilang bahwa dia manusia paling pelupa mengenai jalan pulang, sedangkan Haysel pernah bilang bahwa ia hanya anak cowok yang tidak punya jalan pulang. Dari sebalik ruang gelap kamar sunyi milik Russel, cowok itu bergumam sendu. Ia bingung, bagaimana caranya mengumpulkan keberanian untuk pulang? "Belum pulang?" "Sebentar lagi," jawabnya merengkah senyum cerah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines