Chaos After Class

Chaos After Class

  • WpView
    Lectures 115
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., avr. 26, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di SMAN Bhaskara, IPS 3 terkenal sebagai kelas paling absurd, berisik, dan penuh kekacauan tanpa alasan logis. Isinya? Satu geng cewek rusuh dan satu geng cowok santuy tapi hobi bikin onar. Segalanya makin kacau saat dua murid IPA, Dimas Nara dan Darren, "nyasar" masuk IPS karena error sistem sekolah. Alih-alih bertahan hidup normal, mereka malah ditarik paksa masuk ke dalam dua geng teraneh yang pernah ada. Dari lomba absurd antar kelas, proyek kelompok ngawur, sampai momen kabur dari guru killer-hari-hari mereka berubah jadi ajang perang rusuh yang kadang berujung... awkward? Apalagi, rumor aneh tentang "geng cowok dan geng cewek saling suka" mulai menyebar ke seluruh sekolah. Tapi kekacauan ini baru permulaan. Karena kalau mereka pikir bisa lulus dengan damai, berarti mereka belum benar-benar kenal IPS 3... dan para manusia aneh yang ada di dalamnya.
Tous Droits Réservés
#90
ondah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • KEIYANA (END)
  • Cegil level dewa
  • Asam Manis Putih Abu(Edisi kelas purba)
  • Aku Bukan Dilan Tapi Yusup
  • IPS 1 ✓
  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]
  • IPA VS IPS [END]
  • Kandang Setan: Reborn
  • SURAT CINTA UNTUK DARA

Orang bilang kelas XI IPA 2 itu aneh, gila, dan lain lain. Bukan bagi Keiyana yang berstatus murid pindahan. Baginya, kelas XI IPA 2 adalah keluarganya, temannya, segalanya. Tidak mendapatkan kasih sayang dari ayahnya, di fitnah oleh saudara tirinya, mendapat siksaan fisik dan mental dari keluarganya. Tapi Keiyana mendapatkan kebahagiaan dari teman teman sekelas nya. "gue mulai ya, jangan lupakan orang ketiga, orang pertamanya Budi, orang keduanya Hendri, siapa orang ketiga?" "eh anjir! Gue gak gay ya!" teriak Budi tidak terima. "bukan begitu konsepnya! Tolol ih."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu