the same hole?

the same hole?

  • WpView
    Okunma 64
  • WpVote
    Oy 6
  • WpPart
    Bölüm 4
WpMetadataReadYetişkinDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, May 6, 2025
WpInfo
Kurgu
Gizem
-fiksi- "mau apa lo? " "gue mau bunuh lo" "lo pantas mati, karna lo, gue kehilangan sesuatu yang harusnya gue miliki BANGSATT!! " "lu ngaur? " "gue ga ngapa'in, and gue juga ga kenal siapa yg lo maksud, gue ga pernah BUNUHH ORAN-AKHHGGG!! " "SAKIT ANJING!! " "cih.. bitch kayak lo pantas dapat itu" "lu emang ga pernah bunuh, tapi lo yang buat dia BUNDIR BITCHH!! " "... " "kicep kan lu" "HAHAHAHHAHA... MATIII LU ANJINGG!.. " hii, kangen ga sama Lynn? muchh🥺😘😘 DILARANG COPY⚠️😤
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Two Sadistic Side (POST ULANG)
  • QUEEN RERE [END]
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • MANIAC
  • Become An Antagonist? [ON GOING]

"Menolak, artinya menyakiti diri sendiri." Luna terpekik saat merasakan pinggangnya tercengkeram kuat, ia rasa Deva berniat meremukkan tulang pinggangnya. Deva menghela napas panjang. "Jangan sakiti diri sendiri sweety heart." Deva mengusap lembut pinggang bekas ulahnya tadi. *** Luna sungguh menyesal telah berjuang untuk bisa menjadi siswi di SMA Samudra. Sejak hari pertama ia menginjakkan kaki di sekolah itu, kesialan terus menerus hadir. Luna belum tahu jika Deva dan Deka lebih kejam dari berita yang tersebar. Setelah menjadikan Luna sebagai miliknya, kedua lelaki itu memaksa Luna untuk terjerat dalam jeruji tak kasat mata yang mereka buat. Di balik kekejaman Deka, lelaki itu menyimpan banyak kenangan pahit di hidupnya. Hanya sosok Luna yang mampu menenangkan dari bayang-bayang trauma itu. PLAGIAT MINGGIR! ❌WARNING❌ CERITA INI MENGANDUNG BANYAK KEKERASAN FISIK MAUPUN UCAPAN🔞

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi