Story cover for ARJUNA by FebtiSanti
ARJUNA
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Apr 26, 2025
Sejak Kasih muncul di sekolah ini, hidupku perlahan berubah-entah sejak kapan, aku tak lagi bisa mengabaikannya.

Awalnya, aku hanya melihatnya sebagai gadis culun dari kampung. Penampilannya sederhana, sikapnya canggung. Dalam dunia kami yang penuh ambisi dan persaingan, dia tampak seperti domba di tengah kawanan serigala. Tapi ada sesuatu dalam sorot matanya, dalam caranya bertahan tanpa mengeluh, yang membuatku terus memperhatikannya, meski aku sendiri menyangkalnya.

Aku adalah Arjuna Bagas, pewaris tunggal pemilik yayasan ini. Semua orang di sini tunduk padaku-semua kecuali dia. Kasih tetap berdiri dengan kepala tegak, walau tatapan meremehkan menghujaninya setiap hari.

Semakin aku mendekat, semakin banyak rahasia yang terbuka. Kasih bukan sekadar gadis sederhana yang beruntung mendapat beasiswa. Ada ikatan masa lalu antara keluargaku dan dirinya-sebuah kebenaran yang membuat segalanya jauh lebih rumit.

Kini aku dihadapkan pada pilihan: mengikuti perasaan yang mulai tumbuh, atau menjaga jarak demi menjaga kehormatan keluargaku. Tapi satu hal pasti-sejak dia hadir, dunia yang kukenal tak lagi sama.

yuk baca
All Rights Reserved
Sign up to add ARJUNA to your library and receive updates
or
#111pewaris
Content Guidelines
You may also like
SACRIFIER | ONGOING and REVISION  by AliffyaKhansa
28 parts Ongoing
Semakin kelam malam merentang, semakin jelas cahaya bintang-bintang bersinar. Begitu pula manusia-semakin keras hidup menekan, semakin terasah keteguhan hati dan jiwanya. Dan ketika semua pintu seolah tertutup, sering kali di sanalah keajaiban memilih untuk mendekat. Akna Narusea Abimana adalah seorang laki-laki berparas menawan, dengan hati yang lembut dan kebaikan yang nyaris tak pernah ia pamerkan. Sosoknya dingin, tertutup, seakan tak bisa disentuh siapa pun. Hanya tiga sahabat yang benar-benar memahami dirinya-yang tahu bahwa di balik diamnya, ada luka yang tak pernah selesai. Dunia Narusea hanyalah musik. Tak ada ruang lain yang ia izinkan masuk. Tentang ayah dan bundanya? Bagi Narusea, mereka telah lama mati-setidaknya di dalam hatinya. Untuk bertahan dan membiayai kuliahnya, ia bekerja paruh waktu di sebuah kafe milik keluarga sahabatnya, menjalani hari demi hari dengan sunyi yang setia menemani. Hidupnya hampa, sampai kehadiran seorang anak tetangga yang bernasib serupa dengannya. Seorang bocah yang juga ditinggalkan oleh keadaan. Sejak saat itu, Narusea memilih mengambil bocah itu ke dalam hidupnya-menjadikannya adik, sekaligus alasan baru untuk tetap bertahan. Namun, bagaimana jika suatu hari ia harus berhadapan kembali dengan orang tua kandungnya? Akankah ia sanggup membuka hati yang telah lama terkunci, atau justru membiarkan kebencian mengambil alih segalanya? Inilah kisah Akna Narusea Abimana-seorang laki-laki yang berjalan sendirian di tengah kerasnya dunia. Tentang pengorbanan yang tak pernah meminta balasan, dan perjuangan yang tak pernah benar-benar usai. Ikuti jejak langkahnya, dan saksikan bagaimana hidup membentuknya perlahan, dengan caranya sendiri. ⚠️NO PLAGIAT⚠️ Sedang dalam penulisan dan revisi ya, mohon dimengerti 🤗 Hai, aku membawa anak baru. Saksikan terus ya. Dadah
You may also like
Slide 1 of 10
Shivviness[END] cover
Bucin Part 1 (Sudah Open Pre-Order) cover
SACRIFIER | ONGOING and REVISION  cover
Better Person ✔ cover
Cahaya [COMPLETED] cover
Just Her cover
ARJUNA [SELESAI] cover
SASHI cover
Rantai Obsesi cover
•°My Precious Daughter°• END cover

Shivviness[END]

41 parts Complete

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..