Gelora Asmara

Gelora Asmara

  • WpView
    Reads 3,922
  • WpVote
    Votes 438
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 24, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Aluna merupaka gadis yang ceria, mungkin orang lain melihat kehidupan Aluna sangatlah sempurna. Dengan mempunyai kekasih tampan, keluarga terpandang, relasi bagus, apa yang Aluna khawatirkan lagi di hidupnya. Namun mungkin kalian hanya melihat cover luarnya saja tanpa tau apa yang Aluna rasakan. Dibalik sikap cerianya Aluna menyimpan beribu ketakutan dan beribu tekanan, ia selalu merasa tidak cukup untuk siapapun, entah itu untuk kekasihnya Theo ataupun keluarganya. Hidup Aluna penuh tekanan apalagi di dalam keluarga, ia sangat di tuntut menjadi yang terbaik agar mampu meneruskan semua usaha keluarganya. Aluna juga memiliki kontrol emosi yang sangat buruk, ia sering kali menjadi seseorang yang sangat sulit di kendalikan oleh siapapun, termasuk Theo. Apakah Aluna akan terus menerus berada di jalurnya? taukah mungkin Aluna akan mencoba hal yang membuatnya keluar dari permasalahannya?
All Rights Reserved
#24
asramagenz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines